Kota Pariaman – Semangat pengabdian aparatur sipil negara tidak berhenti ketika memasuki masa pensiun. Pesan itulah yang disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pariaman, Mulyadi, saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Tingkat Kota Pariaman di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Rabu (5/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mulyadi menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar PWRI.
Ia berharap organisasi yang mewadahi para pensiunan ASN itu terus menjadi teladan, sekaligus sumber inspirasi bagi aparatur yang masih aktif mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.
Mengusung tema “Satu Tekad, Satu Jiwa, Memperkokoh Solidaritas Wredatama, Demi Kesejahteraan Bersama,” peringatan HUT PWRI tahun ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan.
Momentum tersebut menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di antara para purnabakti yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pelayanan publik.
Di hadapan para anggota PWRI, Mulyadi mengaku terkesan melihat antusiasme para pensiunan yang tetap hadir dengan semangat dan kekompakan yang tinggi.
Menurutnya, usia purna tugas tidak mengurangi rasa memiliki terhadap daerah maupun kepedulian terhadap sesama.
“Hari ini saya sangat senang melihat Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang telah memasuki masa purna tugas hadir dengan penuh semangat. Walaupun sudah pensiun, semangat pengabdian dan solidaritas kebersamaan tetap terjaga dengan baik. Inilah yang patut menjadi contoh bagi ASN yang masih aktif,” ujar Mulyadi.
Ia menegaskan, pengalaman panjang yang dimiliki para anggota PWRI merupakan aset berharga bagi daerah. Nilai-nilai integritas, disiplin, loyalitas, dan dedikasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun di birokrasi diharapkan terus diwariskan kepada generasi ASN berikutnya agar kualitas pelayanan publik semakin baik.
Mulyadi pun berharap PWRI Kota Pariaman terus menjaga kekompakan dan memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam memberikan masukan serta menjaga semangat persatuan.
“Pengabdian kepada bangsa dan daerah tidak mengenal batas usia ataupun masa jabatan, melainkan terus hidup melalui keteladanan dan kontribusi nyata di tengah masyarakat” tutur mantan Wakil Ketua DPRD itu.(mak).







