Bagi-Bagi Koi ke SD, Walikota Pariaman Bidik Generasi Cinta Perikanan Sejak Dini

Kota Pariaman – Upaya menanamkan kepedulian terhadap dunia perikanan dimulai dari bangku sekolah dasar. Wali Kota Pariaman, Yota Balad, membagikan bibit ikan koi kepada ratusan siswa SD di Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (5/8/2026).

Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan strategi membangun karakter anak melalui aktivitas memelihara ikan. Sekaligus memperkuat budaya Gemar Makan Ikan (Gemarikan).

Menurut Yota Balad, memelihara ikan koi menyimpan banyak nilai pendidikan yang kerap luput dari perhatian. Anak-anak diajak mengenal kehidupan makhluk hidup secara langsung, belajar disiplin memberi pakan. Hingga memahami pentingnya menjaga ekosistem air.

Aktivitas sederhana itu diyakini mampu membentuk rasa tanggung jawab. Dan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

“Melalui penyerahan bibit ikan koi ini, kami ingin memantik rasa ingin tahu anak-anak. Memelihara ikan koi bermanfaat bagi anak untuk melatih rasa tanggung jawab. Menenangkan pikiran serta meredakan stres berkat warna ikan yang cerah dan gerakan air yang gemericik. Menjadi sarana edukasi alam dan sains secara langsung, sekaligus media terapi penenang,” ujar Yota Balad.

Menurut dia, bahwa program ini juga membuka ruang bagi siswa untuk melihat bahwa sektor perikanan bukan hanya berkaitan dengan hobi, tetapi memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

Sejak dini, kata Yota Balad, anak-anak diperkenalkan bahwa ikan hias maupun ikan konsumsi dapat menjadi bagian dari peluang usaha di masa depan, apabila dikelola dengan baik.

Ia mengharapkan kehadiran program ini menjadi awal tumbuhnya budaya memelihara ikan di lingkungan keluarga dan sekolah.

Yota menambahkan, manfaat memelihara ikan tidak berhenti pada pembentukan karakter. Anak-anak juga memperoleh pengalaman belajar sains secara nyata melalui pengamatan terhadap lingkungan air, pola makan ikan, hingga siklus kehidupan.

“Interaksi tersebut diyakini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap alam sekaligus membangun kepedulian terhadap kelestarian lingkungan” ucapnya.

Di saat bersamaan, Pemerintah Kota Pariaman memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kampanye konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas. Kandungan protein, Omega-3, vitamin, dan mineral dalam ikan dinilai berperan penting mendukung pertumbuhan, meningkatkan daya ingat, serta memperkuat daya tahan tubuh anak.

“Kami berharap kebiasaan memelihara ikan ini pada akhirnya menumbuhkan minat mengonsumsi ikan sebagai bekal mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” tutup Yota Balad.

Enam sekolah dasar menerima bantuan bibit ikan koi dalam kegiatan tersebut, yakni SDN 17 Kampung Baru, SDN 21 Jalan Kereta Api, SDN 15 Jalan Kereta Api, SDN 06 Cimparuah, SDN 07 Toboh Palabah, dan SDN 16 Sungai Sirah.(mak).

.