Kota Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat memastikan pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini dipersiapkan secara total. Dari pemeriksaan ratusan hewan kurban hingga pelaksanaan salat Id di pusat pemerintahan kota, seluruh rangkaian perayaan keagamaan itu disiapkan agar berlangsung aman, khidmat, dan tanpa celah persoalan kesehatan masyarakat.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Elfis Candra dalam rapat persiapan di Balaikota, Selasa (19/5/2026) menegaskan Salat Idul Adha 1447 H akan dipusatkan di halaman Balaikota Pariaman pada Rabu, 27 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.
Pemerintah juga telah menetapkan Ustaz Abrar Azis sebagai khatib, dan Ustaz Zubir sebagai imam pada pelaksanaan salat Id yang diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kota Pariaman.
Tak hanya itu, suasana malam takbiran juga dipastikan berlangsung meriah. Pemerintah Kota Pariaman menjadwalkan gema takbir mulai dikumandangkan pada Selasa malam, 26 Mei 2026 pukul 20.00 WIB di halaman Balaikota.
Momentum tersebut disebut bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari syiar Islam yang diharapkan mampu mempererat kebersamaan masyarakat.
Di balik persiapan seremonial itu, Pemko Pariaman ternyata memberi perhatian serius terhadap kesehatan hewan kurban. Pemerintah melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) turun langsung melakukan pemeriksaan di berbagai titik penjualan hewan kurban di wilayah kota.
Langkah ini dilakukan guna memastikan hewan yang disembelih benar-benar sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan angka yang cukup besar. Sebanyak 979 ekor hewan kurban telah diperiksa dan seluruhnya dinyatakan sehat serta layak konsumsi.
Jumlah tersebut terdiri dari 905 ekor sapi, enam ekor kerbau, dan 68 ekor kambing. Pemeriksaan ini juga menjadi langkah antisipasi pemerintah terhadap potensi penyebaran penyakit hewan menjelang Idul Adha.
Dalam rapat koordinasi persiapan Idul Adha yang digelar di ruang rapat Wali Kota Pariaman, Selasa (19/5/2026), Elfis Candra menekankan bahwa kesiapan lintas sektor menjadi kunci suksesnya perayaan hari besar keagamaan tersebut.
Pemerintah ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman tanpa dihantui kekhawatiran terhadap kualitas hewan kurban maupun kelancaran pelaksanaan salat Id.
Pemko Pariaman pun berharap Idul Adha tahun ini bukan hanya berlangsung tertib, tetapi juga menghadirkan keberkahan sosial bagi masyarakat.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang bagi sebagian warga, momentum kurban diharapkan menjadi penguat solidaritas dan kepedulian antarsesama, sekaligus mempertegas wajah religius Kota Pariaman di Sumatera Barat.(mak).







