Kota Pariaman – Sorak semangat para pelajar menggema di GOR Radjo Bujang, Kelurahan Karan Aur, Selasa (19/5/2026), saat Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Pariaman, Sumatera Barat resmi dimulai.
Ajang yang menjadi panggung lahirnya atlet-atlet muda berbakat itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, mewakili Wali Kota Pariaman.
Di tengah persaingan yang semakin ketat di dunia olahraga pelajar, O2SN tahun ini tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga pertaruhan mimpi ratusan siswa untuk menembus level provinsi hingga nasional.
Wajah-wajah penuh harapan terlihat dari para atlet muda yang datang membawa nama sekolah dan daerah masing-masing.
Dalam sambutannya, Afrizal Azhar menegaskan bahwa O2SN merupakan wadah penting untuk membangun prestasi, karakter, dan mental sportivitas generasi muda Kota Pariaman.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan utama dalam kompetisi olahraga.
“Kemenangan bukan segalanya, tetapi proses dan pengalaman bertanding adalah hal paling berharga. Junjung tinggi sportivitas dan persahabatan,” ujar Afrizal Azhar di hadapan peserta dan official.
Kepala Dinas Dikpora Kota Pariaman, Hertati Taher, menjelaskan O2SN berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026. Sebanyak lima cabang olahraga dipertandingkan, yakni pencak silat, atletik, renang, bulutangkis, dan senam yang tersebar di sejumlah venue olahraga strategis di Kota Pariaman.
Sebanyak 164 peserta tercatat ambil bagian dalam ajang tersebut. Untuk tingkat SD, atlet merupakan hasil seleksi terbaik dari masing-masing kecamatan, sedangkan jenjang SMP dan MTs dibuka secara mandiri melalui pendaftaran resmi Balai Pengembangan Talenta Indonesia.
Kompetisi ini menjadi gerbang awal bagi atlet muda untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi.
Di arena pertandingan, suasana kompetitif mulai terasa sejak hari pertama.
Para peserta tak hanya bertanding mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga mental dan disiplin. Setiap cabang olahraga menjadi arena pembuktian siapa yang paling siap membawa nama Kota Pariaman di pentas Provinsi Sumatera Barat.
Hertati Taher menegaskan bahwa para juara nantinya akan menjadi utusan resmi Kota Pariaman di tingkat provinsi hingga babak penyisihan nasional.
Pemerintah Kota Pariaman pun telah menyiapkan trofi, medali, dan uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet muda tersebut.
Di balik gegap gempita O2SN, tersimpan harapan besar agar olahraga mampu menjadi jalan lahirnya generasi tangguh yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan semangat juang tinggi.
Dari arena sederhana di Pariaman, mimpi-mimpi besar itu kini mulai dipertandingkan.(mak).







