Kota Pariaman – Desa Talago Sariak, Kecamatan Pariaman Timur, mendadak menjadi pusat perhatian ketika Tim Penilai Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat turun langsung melakukan penilaian, Senin (18/5/2026).
Di balik penyambutan meriah itu, tersimpan ambisi besar Kota Pariaman untuk kembali mengukir dominasi hingga level nasional.
Kedatangan tim yang dipimpin Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumbar, Dianita Maulin Vasko, disambut langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Ketua TP PKK Kota Pariaman, Yosnely Balad.
Penilaian tersebut menjadi momentum penting bagi Desa Talago Sariak yang dipercaya mewakili Kota Pariaman dalam ajang Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Di hadapan kader PKK dan masyarakat, Yota Balad menegaskan bahwa keberadaan PKK bukan sekadar organisasi seremonial.
Menurutnya, kader-kader PKK selama ini menjadi garda terdepan dalam menggerakkan pemberdayaan masyarakat hingga menyentuh persoalan keluarga secara langsung.
Ia pun menyebut kedatangan tim penilai sebagai kehormatan sekaligus cambuk untuk meningkatkan kualitas gerakan PKK di Kota Pariaman.
“Saya yakin Desa Talago Sariak mampu menjadi yang terbaik. Program-program yang dijalankan selama ini menunjukkan kerja nyata yang lahir dari semangat kebersamaan dan pengabdian,” ujar Yota Balad penuh optimisme.
Atmosfer persaingan terasa semakin kuat setelah Dianita Maulin Vasko memberikan apresiasi terhadap kesiapan dan kekompakan seluruh unsur di Desa Talago Sariak.
Ia menilai keberhasilan gerakan PKK tidak mungkin tercapai tanpa sinergi antara pemerintah daerah, kader, dan masyarakat yang bergerak bersama membangun lingkungan mereka.
Menurut Dianita, lomba ini bukan hanya soal mencari pemenang, tetapi bagaimana melahirkan dasawisma yang mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain di Sumatera Barat.
Bahkan, ia berharap Desa Talago Sariak mampu melangkah lebih jauh hingga mewakili Sumbar di tingkat nasional.
“Semoga Talago Sariak bukan hanya berjaya di tingkat provinsi, tetapi juga mampu membawa nama Sumatera Barat bersinar di tingkat nasional,” tegas Dianita yang akrab disapa Deta Vasco.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pariaman, Yosnely Balad, mengungkapkan keberhasilan menjadi juara umum PKK tingkat Provinsi Sumbar pada tahun 2025 menjadi energi baru untuk mempertahankan tradisi prestasi tersebut.
Ia mengaku berbagai evaluasi dilakukan agar kader PKK semakin solid, kreatif, dan mampu menghadirkan inovasi nyata di tengah masyarakat.
“Kami tidak ingin cepat puas. Semua kekurangan kami jadikan bahan pembelajaran untuk memperkuat potensi kader PKK agar kembali merebut prestasi tertinggi,” ujar Yosnely Balad.
Di balik seluruh rangkaian penilaian itu, terselip pesan besar bahwa gerakan PKK masih menjadi kekuatan sosial yang hidup dari bawah.
Dari tangan para kader perempuan desa, program pemberdayaan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat terus dijaga agar tetap tumbuh.
Talago Sariak kini bukan hanya membawa nama desa, tetapi juga harapan besar Kota Pariaman untuk kembali berdiri di podium tertinggi.(mak).







