Bupati Padang Pariaman Gowes 40 Km Jemput Aspirasi Warga dan Tinjau Infrastruktur Strategis

Padang Pariaman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali menggelar kegiatan “Sepeda Santai Menjemput Aspirasi”, sebagai bentuk pendekatan partisipatif dalam menjaring suara rakyat secara langsung di lapangan, pada Senin (9/6/2025).

Dipimpin langsung oleh Bupati John Kenedy Azis, kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimda, jajaran ASN, serta masyarakat umum. Turut Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Rudi Repenaldy Rilis, Kepala Kantor Kemenag, serta Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir dan Dandim 0308/Pariaman Letkol Czi Nur Rahmat Khaironi beserta jajaran TNI/Polri.

Dengan menempuh rute sejauh 40,9 kilometer, para peserta bergerak dari Pendopo Bupati di Kota Pariaman menuju terakhir di kawasan wisata Pemandian Lubuk Jambu, Nagari Sikucur Tengah, Kecamatan V Koto Kampung Dalam.

Rute yang dilalui merupakan yang terpanjang dan terberat dibanding pelaksanaan sebelumnya, melewati jalur tanjakan dan turunan curam.

Meski demikian, kegiatan berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Sepanjang perjalanan, rombongan menyempatkan diri meninjau sejumlah titik strategis, termasuk Pasar Nagari, Deplot Hortikultura Tunas Jaya Mandiri di Nagari Kudu Gantiang, serta jembatan rusak di kawasan Sawah Rawang, Nagari Campago Barat.

Saat meninjau Deplot hortikultura, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dalam pengembangan pertanian lokal, namun juga menekankan pentingnya penguatan di sektor pemasaran.

“Kita memiliki Dinas Kominfo yang mumpuni dalam bidang teknologi. Saya minta agar kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Kominfo bisa mendorong deplot-deplot seperti ini memasarkan produk secara digital melalui platform e-commerce,” tegasnya.

Sementara itu, terkait jembatan rusak yang dilintasi rombongan, Bupati menyatakan bahwa perbaikannya telah diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama sejumlah infrastruktur terdampak lainnya di wilayah Padang Pariaman.

Setibanya di destinasi akhir, yakni objek wisata Lubuk Jambu, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan sarana dan prasarana pendukung wisata.

“Potensi alamnya luar biasa. Namun fasilitas seperti toilet, ruang bilas, dan ruang ganti harus segera dilengkapi agar pengunjung merasa nyaman dan sektor wisata ini tumbuh lebih optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berbasis aspirasi serta kebutuhan riil di lapangan. Hadir pula Camat V Koto Kampung Dalam, Sekcam V Koto Timur, Wali Nagari, serta tokoh masyarakat.(r-bay)