Terdesak Ekonomi, Nelayan Jember Terjang Ombak Besar

Gelombang setinggi tiga meter menerjang Pantai Pancer
Gelombang setinggi tiga meter menerjang Pantai Pancer

Jakarta – Sejumlah nelayan di kawasan Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tetap melaut meski dihantam gelombang tinggi yang mencapai dua hingga tiga meter.

Desakan ekonomi menjadi alasan mereka bertaruh dengan keselamatan demi memenuhi kebutuhan hidup setelah berbulan-bulan mengalami penurunan hasil tangkapan ikan.

Bahaya melaut di tengah kondisi laut yang tidak bersahabat tersebut terekam dalam sebuah video amatir yang beredar. Dalam rekaman itu, sebuah kapal nelayan dihantam ombak besar hingga hampir tenggelam. Bahkan, salah seorang awak kapal terlihat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Meski ancaman gelombang tinggi mengintai, sejumlah nelayan tetap memilih pergi ke laut untuk mencari ikan. Mereka mengaku harus terus berusaha mendapatkan penghasilan guna mencukupi kebutuhan keluarga, terutama setelah mengalami masa paceklik ikan selama beberapa bulan terakhir.

Salah seorang nelayan, Saiful Rohman, mengatakan kondisi ekonomi yang sulit membuat dirinya dan nelayan lainnya terpaksa tetap melaut, meskipun harus menghadapi risiko cuaca buruk.

“Ekonominya kemarin itu kan di Puger sangat sulit. Jadi sekarang itu meski ombak besar, ya kita terjang untuk menutupi perekonomian yang kemarin minus itu,” ujar Saiful.

Keadaan tersebut menempatkan para nelayan dalam dilema. Di satu sisi, mereka harus mempertimbangkan keselamatan jiwa saat menghadapi gelombang tinggi. Namun, di sisi lain, kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi membuat mereka merasa tidak memiliki banyak pilihan selain kembali melaut.(yu)

Editor : Edwardi