Hukrim  

Misteri Hilangnya Celana Dalam Terbongkar

Aksi pencurian celana
Aksi pencurian celana

Jakarta – Aksi pencurian celana dalam milik seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya terungkap setelah keluarga korban memasang kamera pengawas. Pelaku yang mengenakan pakaian berwarna hitam terlihat beberapa kali mengambil pakaian dalam dari jemuran pada malam hari.

Dalam rekaman CCTV, pelaku tampak mendatangi rumah korban ketika kondisi sekitar sedang sepi. Ia kemudian menghampiri jemuran dan mengambil beberapa celana dalam yang sedang dijemur sebelum pergi meninggalkan lokasi.

Perbuatan tersebut tidak hanya terjadi sekali. Berdasarkan rekaman, pelaku berulang kali datang pada malam hari dan membawa sejumlah pakaian dalam setiap kali beraksi.

Kejadian itu diketahui setelah Diah Ayu S (31), warga Kecamatan Tuban, menyadari pakaian dalam yang dijemurnya di depan rumah terus berkurang. Pada awalnya, Diah mengira pakaian tersebut salah tempat atau terbawa saat aktivitas sehari-hari di rumah.

Namun, kecurigaan mulai muncul setelah jumlah pakaian yang hilang mencapai sekitar 27 helai dalam kurun waktu satu bulan.

“Sebanyak 27 yang hilang dalam rentang sebulan,” ujar Diah Ayu.

Untuk mengetahui penyebabnya, suami Diah kemudian memasang CCTV di sekitar rumah. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah kamera merekam seseorang yang datang pada malam hari dan mengambil pakaian dalam dari jemuran.

Diah mengaku sebelumnya tidak menyadari adanya pencurian tersebut. Ia baru mengetahui setelah persediaan pakaian dalam di rumah semakin berkurang. Rekaman CCTV kemudian menjadi petunjuk mengenai aksi pencurian tersebut.

“Awalnya hilang itu tidak tahu. Saya tidak sadar, setiap kali menjemur juga tidak merasa ada yang aneh. Tahu-tahu stok di rumah habis. Suami saya penasaran, lalu memasang CCTV dan akhirnya orang itu terekam,” tuturnya.

Kini, rekaman kamera pengawas tersebut diharapkan dapat menjadi petunjuk untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap aksi pencurian yang telah dilakukan berulang kali.(des*)