Padang — Bank Nagari menyalurkan dividen tahun buku 2025 serta bantuan sosial untuk bidang pendidikan tahun 2026 dengan total nilai Rp341.894.950.155. Dana tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan 19 pemerintah kabupaten/kota selaku pemegang saham.
Penyerahan secara simbolis dilakukan Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli bersama Komisaris Utama Bank Nagari Andri Yulika kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Gubernur Sumbar, Senin (17/8/2026).
Dari total kontribusi tersebut, dividen tahun buku 2025 mencapai Rp339.354.950.155, sedangkan bantuan sosial untuk sektor pendidikan sebesar Rp2.540.000.000. Khusus Pemerintah Provinsi Sumbar, dividen yang diterima mencapai Rp110.415.754.634.
Penyerahan pada momentum peringatan kemerdekaan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Bank Nagari terhadap daerah. Selain menjalankan fungsi bisnis sebagai lembaga perbankan, bank milik daerah itu juga berupaya memberikan manfaat melalui kontribusi ekonomi dan sosial.
Direktur Kredit dan Syariah PT Bank Nagari Hafid Dauli mengatakan, penyaluran dividen dan bantuan pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkembang sejalan dengan kemajuan daerah.
Menurutnya, pencapaian bisnis tidak hanya diukur dari kinerja perusahaan, tetapi juga dari sejauh mana hasil tersebut dapat dirasakan oleh pemegang saham dan masyarakat.
“Dividen merupakan bentuk kontribusi kepada pemegang saham, sedangkan dukungan pendidikan menjadi bagian dari komitmen sosial Bank Nagari untuk membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sumatera Barat,” ujar Hafid.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Nagari Gusti Candra menilai penyerahan kontribusi bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI memiliki makna penting. Ia menyebut kemajuan daerah sangat berkaitan dengan kondisi perekonomian sekaligus kualitas sumber daya manusia.
Gusti mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, Bank Nagari berupaya mengambil bagian dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Sumbar.
“Kami berharap kontribusi ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Sumatera Barat,” katanya.
Ia menambahkan, Bank Nagari akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, penerapan tata kelola yang baik, manajemen risiko, peningkatan kualitas pelayanan, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Apresiasi Pemerintah Provinsi
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi kontribusi Bank Nagari yang diberikan kepada pemerintah daerah dan masyarakat bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Mahyeldi menilai Bank Nagari sebagai bank milik daerah mempunyai posisi strategis dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat. Perannya tidak hanya sebatas menjalankan fungsi intermediasi perbankan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah serta berbagai program sosial.
“Kita mengapresiasi kontribusi Bank Nagari kepada Sumatera Barat, baik melalui dividen maupun bantuan pendidikan. Ini membuktikan Bank Nagari tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Ia berharap kinerja Bank Nagari terus meningkat sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan pemerintah daerah juga semakin besar.
Menurut Mahyeldi, Bank Nagari perlu terus berkembang menjadi institusi perbankan yang sehat, kuat, profesional, dan mampu meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Sumbar.
Dividen dan Dukungan Pendidikan
Dividen tahun buku 2025 yang dibagikan Bank Nagari kepada Pemerintah Provinsi Sumbar serta pemerintah kabupaten/kota mencapai Rp339.354.950.155. Dari jumlah tersebut, bagian yang diterima Pemprov Sumbar sebesar Rp110.415.754.634.
Pembagian dividen menjadi salah satu wujud kontribusi Bank Nagari sebagai badan usaha milik daerah kepada para pemegang saham. Dana tersebut sekaligus menunjukkan adanya manfaat ekonomi yang kembali diterima daerah dari aktivitas perusahaan.
Di sisi lain, Bank Nagari juga mengalokasikan bantuan sosial bidang pendidikan tahun 2026 senilai Rp2,54 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan.
Dukungan terhadap sektor pendidikan dinilai penting karena memiliki dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus daya saing daerah.
Dengan demikian, kontribusi Bank Nagari tidak hanya berupa manfaat ekonomi melalui pembagian dividen, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk dukungan sosial bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Penyerahan secara simbolis dalam rangkaian upacara 17 Agustus di Istana Gubernur Sumbar juga menjadi gambaran pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga keuangan dalam mendukung pembangunan.
Gusti Candra menegaskan Bank Nagari akan terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Barat.
“Kepercayaan masyarakat dan pemegang saham merupakan amanah yang harus kami jaga. Kami ingin Bank Nagari terus tumbuh bersama Sumatera Barat, sehingga setiap peningkatan kinerja dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Dengan penguatan kinerja, tata kelola perusahaan, serta kontribusi ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari pembangunan Sumatera Barat.(des*)







