Lubuk Sikaping, fajarharapan.id – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Pasaman Sabar AS menargetkan pihaknya berupaya memiliki cadangan darah yang banyak.
“Tujuannya agar target pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien dan masyarakat Pasaman dapat tercapai,” kata Sabar saat melantik jajaran pengurus PMI Kecamatan Panti di aula Kantor Camat Panti, Rabu (5/7/2023).
Sabar juga mengatakan kondisi kesulitan mendapatkan darah selama ini menjadi penderitaan dan momok yang dialami masyarakat. “Kita harus berupaya keras untuk mengatasi kondisi ini,” sebutnya.
Makanya, menurut Sabar yang juga Wakil Bupati (Wabup) Pasaman itu, PMI Pasaman terus berupaya mengatasi kelangkaan darah tersebut sebagai misi kemanusian dan kemaslahatan umat.
Dikatakan, dari pemerintah daerah sendiri salah satu program prioritas yaitu Pasaman Sehat. “Saat ini sudah kita gratiskan pengobatan di rumah sakit,” ungkapnya.
Namun, disebutkan Sabar, keluhan ketersediaan darah masih jadi kendala. “Maka dari itu mari kita giatkan donor darah di daerah-daerah, perbanyak stok darah untuk kemanusiaan,” tambahnya.
Ke depan, kata dia, PMI Pasaman akan berupaya memiliki Unit Transfusi Darah (UTTD) sendiri yang akan menjadi tempat penyimpanan darah yang disebut Bank Darah PMI Pasaman.
“Saat ini program prioritas PMI adalah menyediakan darah sebanyak-banyaknya agar tidak ada lagi masyarakat Pasaman yang kesulitan saat membutuhkan di Rumah Sakit,” katanya.
Adanya pengurus PMI Kecamatan akan mempermudah pembentukan Kelompok Pendonor, Donor Darah Sukarela (DDS) di tiap kenagarian dan aktivitas Palang Merah Remaja (PMR) yang berada di sekolah.
“Kita aktifkan kelompok pendonor seperti Donor Darah Sukarela (DDS) dan Palang Merah Remaja (PMR). Agar PMI Pasaman punya cadangan darah yang banyak dan bisa mengatasi kebutuhan darah yang dibutuhkan masyarakat Pasaman,” katanya.
Pada bagian lain Sabar menyampaikan terbentuknya PMI di seluruh kecamatan akan mempermudah akselerasi donor darah di masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien.
“Kita terus membuktikan komitmen dalam pemenuhan ketersediaan darah dengan membentuk PMI Kecamatan di seluruh Pasaman. Menggiatkan Donor Darah Sukarela (DDS) di Tingkat Kecamatan hingga Nagari. Agar pemenuhan kebutuhan darah bisa terpenuhi,” kata Sabar AS.
Sabar AS juga mengatakan jajaran pengurus PMI Kecamatan Panti dengan semangat kebersamaan bisa langsung bekerja misi kemanusiaan didaerah tersebut.
“Dari pemerintah daerah sendiri salah satu program prioritas yaitu Pasaman Sehat. Saat ini sudah kita gratiskan pengobatan di rumah sakit. Namun keluhan ketersediaan darah masih jadi kendala. Maka dari itu mari kita giatkan donor darah di daerah-daerah, perbanyak stok darah untuk kemanusiaan,” tambahnya. (spa)







