Studi Komparatif Dinas Kominfo Pariaman dan PWI ; Media Bersinergi Dengan Dinas Kominfo Kota Bandung Terupdate Pada Aplikasi “Bandung Sadayana”

Bandung – Ada ratusan media online, media elektronik dan media cetak ada di Kota Bandung, Jawa Barat. Kesemua jenis media yang bermitra dengan Pemerintah Kota (Pemko) Bandung, terupdate pada Aplikasi “Bandung Sadayana”.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Bandung diwakili Kepala Bidang (Kabid) Desiminasi Informasi Susi Darsiti, dihadapan rombongan Wartawan Kota Pariaman bersama Kominfo Kota Pariaman melakukan “Studi Komparatif” ke Kota Bandung bertempat di Auditorium Dinas Kominfo, Senin (4/3/2024).

Susi Darsiti mengucapkan selamat datang kepada rombongan yang telah menjadikan Kota Bandung ini sebagai tempat studi komparatif.

“Bandung terkenal kota macet. Sedangkan penduduk malam dengan siang berbeda. Pada malam hari berkisar 2,5 juta yang berkunjung ke Kota ini” terang dia.

Apalagi, sambung Susi Darsiti, pada siang hari akan lebih banyak lagi warga masyarakat dan menjadi 3 juta jiwa, makanya terjadi kemacetan. Karena, setengah juta warga berkerja di Kota Bandung. Tiada hari tanpa macet disini.

“Sehingga mereka lebih banyak bermukim di luar Kota Bandung. Namun demikian, Kota Bandung memiliki 30 Kecamatan dengan151 Kelurahan. Juga begitu nyaman bagi masyarakat yang sudah pensiun untuk tinggal disini” terang Susi.

Ia menjelaskan, Dinas Kominfo Bandung mempunyai 5 bidang. Yakni Bidang Perencanaan, Evaluasi dan Pengembangan Sumberdaya Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bidang Data Dan Statistik, Bidang Diseminasi Informasi, Bidang Persandian dan Aplikasi Informatika.

Kemudian, jelasnya, di Kota Bandung ini terdapat lebih 300 media yang terdiri dari cetak, elektronik dan online.

Untuk memudahkan penyebaran informasi dan berita, tutur Susi Darsiti, Kominfo mulai tahun 2023, semuanya telah menggunakan aplikasi kepada rekan-rekan Wartawan sebagai mitra kerja.

“Sehingga lebih memudahkan Wartawan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Saat ini, ada 30-an wartawan yang bermitra, selebihnya juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan informasi dan berita dari Kominfo Bandung. Teman – teman Wartawan sangat memahami dan mengerti, juga tak banyak tingkah” ucap dia.

Sedangkan Tim Analisis Media Kominfo Kota Bandung Atik Suprihatini mengemukakan tingkah polah wartawan. Dalam hal ini, mereka yang tak mau mengembangkan berita relis produk dari Dinas Kominfo.

“Utuh mereka muat di media dia. Bahkan, judulpun tak dirubah. Apa yang tertulis di relis, itu pula yang mereka muat tayang di medianya,” ujar Atik yang juga Tim Penguji UKW PWI Jawa Barat itu.

Sebaiknya dalam berita relis itu, sebut Atik, seharusnya dikembangkan lagi dengan menambah sumber berita lain untuk lebih tajam dalam pemberitaan mereka.

Kemudian, Atik Suprihatini mengupas tentang pengembangan dan saran serta pendapat kepada Dinas Kominfo Kota Bandung maupun teman-teman Wartawan.

“Untuk lebih meningkatkan keprofesionalan Wartawan dalam bekerja menyajikan berita pada media mereka masing-masing. Sehingga berita yang muncul akan enak dibaca dan mudah dipahami para pembaca” tegas dia.

Disamping itu, Atik menyatakan begitu  terkesan dengan Sumatera Barat. Karena, Daerah yang terkenal rancak. Juga melahirkan penulis handal dan sastrawan di kancah Nasional seperti Adinegoro umpanya dan lainnya.

Sedangkan Sekretaris Pokja PWI Kota Bandung Ikhsan yang ikut hadir memberikan kata sambutan.

Ia memuji keberadaan PWI Padang Pariaman/Pariaman yang satu-satunya organisasi profesi di Kota Tabuik tersebut.

“Di Kota Bandung semua organisasi wartawan ada dan eksis. Organisasi Wartawan ini, selain menjalin kerjasama kemitraan dengan Pemerintah, juga menjalin kemitraan dengan berbagai Perusahan dan Perguruan Tinggi” ucap Ikhsan.

Sedangkan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Pariaman Riky Falentino menyampaikan tujuan dan maksud kunjungan ke Dinas Kominfo Bandung ini.

Ia mengatakan, selain bertukar informasi bagaimana pola kemitraan dengan wartawan/media, juga komunikasi yang dibangun dengan organisasi wartawan.

“Kota Pariaman dengan penduduk sekitar 96 ribu jiwa berada di pinggir Pantai Barat pulau Sumatera, Provisi Sumatera Barat. Kota ini mempunyai 4 Kecamatan dengan memiliki 73 Desa dan Kelurahan” tutur Riky.

Dalam pertemuan penuh keakraban yang diselingi dialog serta berbagi informasi itu, Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman Ikhlas Bakri menambahkan, rombongan dari anggota PWI Padang Pariaman/Kota Pariaman berjumlah 20 orang, dan selebihnya dari Kominfo Kota Pariaman.

“Studi komparatif Dinas Kominfo Kota Pariaman bersama PWI Padang Pariaman/Kota Pariaman, setidaknya telah saling melengkapi dunia informasi dan komunikasi antara kedua daerah, Kota Pariaman dan Kota Bandung.

Usai pertemuan atas nama rombongan sebagai Pimpinan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman Buyung Lapau, menyerahkan cenderamata kepada Kabid Desiminasi dan Informasi Diskominfo Kota Bandung, Susi Dasrsiti berupa miniatur Tabuik, sebagai buah tangan.

Penyerahan cenderamata disaksikan Tim Analis Kominfo Kota Bandung Atik Suprahartini, Sekretaris Pokja PWI Kota Bandung Ikhsan, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Pariaman bersama 3 Stafnya, Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman Ikhlas Bakri dan anggota Wartawan yang ikut dalam rombongan tersebut.(ssc).