Air Mata Korban Kebakaran Pecah, Tiga Organisasi Perempuan Pariaman Datang Bawa Harapan

Kota Pariaman – Di tengah puing-puing yang masih menyisakan jejak kepedihan, para korban kebakaran di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat kembali merasakan hangatnya kepedulian.

Hal demikian terlihat kedatangan rombongan Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Yosnelly Balad, bersama Ketua GOW Ny.Dina Mulyadi, dan Ketua DWP Ny.Nelvia Afrizal, yang turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak musibah, Jumat (12/6/2026).

Kehadiran tiga organisasi perempuan tersebut menjadi penguat moral bagi para korban yang hingga kini, masih berjuang memulihkan kehidupan mereka setelah api melalap tempat tinggal dan harta benda yang selama ini menjadi sandaran hidup keluarga.

Bantuan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, serta berbagai perlengkapan rumah tangga diserahkan langsung kepada korban di lokasi kebakaran.

Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas yang kehilangan hampir seluruh harta benda akibat amukan si jago merah.

Yosnelly Balad mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan hasil gotong royong dan kepedulian anggota TP PKK, GOW, dan DWP Kota Pariaman.

Menurutnya, solidaritas sosial menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat bangkit dari masa-masa sulit.

“Bantuan ini merupakan sumbangan dari anggota TP PKK Kota Pariaman, GOW Kota Pariaman, dan DWP Kota Pariaman. Semoga dapat meringankan sedikit beban yang saat ini dirasakan para korban,” ujarnya saat menyerahkan bantuan.

Total bantuan uang tunai yang disalurkan mencapai Rp7.350.000, ditambah sejumlah pakaian dan perlengkapan rumah tangga.

Nilainya mungkin tidak mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun menjadi bukti bahwa mereka tidak menghadapi cobaan ini sendirian.

Diketahui, kebakaran yang menghanguskan 10 unit rumah kontrakan tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar.

Sebagian korban merupakan pedagang kaki lima yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas berdagang di Pasar Pariaman.

Pengurus Organisasi Perempuan itu berharap para korban tetap tabah menghadapi musibah ini.

“Semoga ada hikmah di balik cobaan yang terjadi dan bantuan yang diterima dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat untuk kembali bangkit,” tutup Yosnelly.(mak).