Jakarta – Pemerintah berencana membuka seleksi untuk 2,3 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun ini. Kuota ini mencakup penerimaan di instansi pusat sebanyak 420.183 formasi, sekolah kedinasan 6.027 formasi, dan penerimaan di instansi daerah sebanyak 1.867.333 formasi.
Rini Widyantini, Sekretaris Kementerian PANRB, mengungkapkan kriteria Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang dicari pemerintah tahun ini. Rekrutmen ASN 2024 diarahkan untuk mendukung kelanjutan reformasi birokrasi pemerintah.
Dengan banyaknya talenta digital yang bekerja di instansi pemerintah, diharapkan dapat mengatasi beberapa tantangan ketenagakerjaan yang muncul akibat revolusi industri 4.0 saat ini.
Generasi muda diharapkan mendominasi instansi pemerintah, dan oleh karena itu, terdapat beberapa keterampilan yang diinginkan. Pertama, kemampuan untuk berpikir kreatif, termasuk mengonsep ide, memiliki kemampuan desain dan visual, serta inovatif.
“Kita butuh anak-anak yang memang penuh ide, bagaimana kemampuan desain dan virtual, kemampuan berkomunikasi, dan sebagainya,” ungkapnya.
Kedua, kemampuan teknologi seperti pemahaman penggunaan perangkat lunak (software), bahasa pemrograman, dan analisis data.
Ketiga, kemampuan komunikasi yang mencakup berbicara, menulis, mendengarkan, hingga bernegosiasi. Dan keempat, kemampuan manajemen dan kepemimpinan seperti kemampuan manajerial dan pengambilan keputusan.
“Karena reformasi birokrasi itu, atau anak-anak yang melaksanakan birokrasi itu merupakan engine of development gitu ya. Jadi kita lah semuanya adalah engine (mesin) dari pembangunan. Itulah kenapa reformasi sangat diperlukan,” tandasnya.(BY)






