Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Universitas Labuhanbatu (ULB) menggelar puncak peringatan Dies Natalis ke-28 di Aula Dr. H. Amarullah, Kampus ULB, Jalan SM Raja, Kecamatan Rantau Selatan, Rabu (29/7/2026). Momentum tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan ULB selama hampir tiga dekade sekaligus penegasan komitmen kampus dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berkarakter.
Puncak perayaan dihadiri Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, mitra kerja universitas, sivitas akademika, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Maya Hasmita menyampaikan apresiasi atas kiprah Universitas Labuhanbatu yang selama 28 tahun telah menjadi salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Labuhanbatu.
Menurutnya, perjalanan panjang ULB menjadi bukti konsistensi kampus dalam mencetak lulusan yang kini telah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Perjalanan 28 tahun adalah bukti kematangan dan dedikasi Universitas Labuhanbatu sebagai benteng intelektual daerah. Ribuan alumninya telah memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor pembangunan,” ujar Maya.
Bupati menegaskan, di tengah era transformasi digital dan persaingan global yang semakin kompetitif, perguruan tinggi dituntut mampu terus beradaptasi melalui peningkatan kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
Karena itu, ia mengajak Universitas Labuhanbatu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui konsep pembangunan Pentahelix, sehingga inovasi yang lahir dari kampus dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Memasuki usia ke-28, Bupati menitipkan tiga pesan utama bagi Universitas Labuhanbatu, yakni memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, mendorong lahirnya inovasi yang menjawab kebutuhan daerah, serta mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berkarakter.
Di akhir sambutannya, Maya menyampaikan apresiasi kepada yayasan, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh sivitas akademika atas dedikasi dalam memajukan pendidikan tinggi di Labuhanbatu. Ia juga memotivasi para mahasiswa untuk terus berkarya dan menjadi agen perubahan bagi daerah.
Sementara itu, Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., mengungkapkan bahwa Dies Natalis ke-28 menjadi momentum untuk memperkuat transformasi kampus menuju perguruan tinggi yang semakin berdaya saing.
Salah satu langkah strategis yang akan dijalankan tahun ini adalah mengirim mahasiswa mengikuti program pembelajaran dan pengalaman internasional di Malaysia selama enam bulan sebagai upaya meningkatkan kompetensi global lulusan ULB.
Berikan Penghargaan kepada Empat Tokoh Inspiratif
Pada kesempatan tersebut, Universitas Labuhanbatu juga memberikan penghargaan kepada empat Tokoh Inspiratif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata mereka kepada masyarakat.
Rektor ULB, Ade Parlaungan Nasution, menegaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan melalui proses seleksi yang ketat dan tidak didasarkan pada jabatan penerima.
“Penilaian ini tidak main-main. Kami memiliki standar yang tinggi. Penghargaan ini bukan diberikan karena seseorang menjalankan tugas rutinnya, tetapi karena melakukan sesuatu yang melampaui kewajibannya dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.
Salah satu penerima penghargaan adalah Tommy Raymen, Anggota DPRD Labuhanbatu, yang dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Bidang Politik dan Sosial Kemasyarakatan.
Penghargaan tersebut diberikan atas aksi kemanusiaannya saat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara pada akhir 2025. Tommy turun langsung membantu proses pencarian korban, mengoordinasikan pemulangan enam jenazah warga Labuhanbatu, serta mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.
Penghargaan diterima oleh ayahanda Tommy, Dr. (HC) Sujian Acan, yang mengaku bangga atas kepedulian putranya terhadap masyarakat.
Sementara Tommy Raymen menyampaikan rasa syukur dan mengaku tidak pernah menyangka akan menerima penghargaan tersebut.
“Apa yang saya lakukan murni panggilan hati untuk membantu sesama. Terima kasih kepada Universitas Labuhanbatu atas penghargaan ini. Semoga ULB semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Labuhanbatu,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Selain Tommy Raymen, penghargaan juga diberikan kepada Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM. sebagai Tokoh Inspiratif Bidang Kepemimpinan dan Kemanusiaan atas kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Tapanuli Tengah.
Kemudian Rahmawati Ritonga, S.Pd. menerima penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Bidang Ketangguhan dan Pemberdayaan Disabilitas atas dedikasinya mendirikan lembaga bimbingan belajar secara mandiri sekaligus menginspirasi penyandang disabilitas.
Sedangkan H. Suyono dianugerahi penghargaan Tokoh Inspiratif Bidang Inovasi berkat keberhasilannya mengembangkan pupuk organik melalui PT Basimbah Tani yang memberikan manfaat bagi sektor pertanian.
Apresiasi Insan Berprestasi Universitas Labuhanbatu
Selain memberikan penghargaan kepada tokoh inspiratif, Universitas Labuhanbatu juga menganugerahkan Penghargaan Insan Berprestasi Universitas Labuhanbatu sebagai bentuk apresiasi kepada sivitas akademika yang dinilai memiliki dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi nyata terhadap kemajuan institusi.
Pada kategori Dosen Terbaik, penghargaan diberikan kepada Dr. (C) Ibnu Rasyid Munthe, S.T., M.Kom sebagai Terbaik I, disusul Nurlina Ariani Harahap, S.Pd., M.Pd, Fauziah Hanum, S.Pd., M.Pd, dan Eva Julyanti, S.Pd., M.Pd.
Kategori Tenaga Kependidikan Terbaik diraih Junsi Waini Lubis, S.E., sementara Mustafa Kamal menerima penghargaan sebagai Security Terbaik, dan Reza Nasution dinobatkan sebagai Petugas Kebersihan Terbaik.
Adapun Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil meraih penghargaan sebagai Fakultas Terbaik atas capaian kinerja, inovasi, dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan mutu Universitas Labuhanbatu.
Rektor ULB mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada seluruh insan Universitas Labuhanbatu yang telah bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi agar seluruh dosen, tenaga kependidikan, petugas keamanan, petugas kebersihan, hingga seluruh unit kerja terus meningkatkan kinerja dan prestasinya demi mewujudkan Universitas Labuhanbatu yang unggul, berdampak, dan berdaya saing,” tutup Ade.







