Bahlil Lahadalia Jamin Stabilitas Investasi: Politik Tahun 2024 Tak Goyang Iklim Investasi Indonesia

Investasi RI di Tahun Politik.
Investasi RI di Tahun Politik.

Jakarta Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), meyakinkan bahwa situasi politik di Indonesia yang tengah berlangsung tidak akan menghambat iklim investasi di negara ini. Pernyataan ini disampaikan mengingat di tahun 2024 nanti, Indonesia akan menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Bahlil menyatakan bahwa kondisi investasi di Indonesia terus berkembang dan tetap terbuka untuk kerjasama dengan investor dari berbagai negara, terutama Singapura. Pernyataan tersebut diungkapkan saat Forum Investasi dengan tema “Tren Investasi Indonesia” yang berlangsung di Singapura.

Selain itu, Bahlil juga menegaskan bahwa meskipun Indonesia menghadapi tahun politik, hal tersebut tidak akan mengganggu investasi di negara ini.

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah memiliki langkah-langkah untuk menghindari gangguan investasi pada tahun tersebut. Dia menyatakan bahwa pemerintah akan menyederhanakan izin usaha melalui aplikasi OSS Indonesia. Selain itu, Indonesia juga akan memberikan fasilitas khusus dan terbuka bagi setiap negara yang berkolaborasi dan menanam modal di Indonesia.

Singapura telah menjadi sumber Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar selama tiga tahun terakhir. Singapura bertahan dengan jumlah investasi yang signifikan sebesar 12,1 miliar dolar AS dari Januari hingga September 2023.

Investasi tersebut didominasi oleh sektor industri logam dasar, transportasi, pergudangan, telekomunikasi, real estate, kawasan industri, dan perumahan. Lokasi investasi utama dari Singapura mencakup DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, dan Jawa Barat.(BY)