Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pelaksanaan program 1 miliar per desa di Kabupaten Kapuas terus mendapat perhatian serius dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Kapuas.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas, Drs. Yan Hendri Ale, MT, melalui Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Ade Lesmana, ST, MM, bersama jajaran tim turun langsung ke lapangan guna melakukan monitoring terhadap sejumlah pekerjaan di wilayah Kabupaten Kapuas, Minggu (25/10/2026).
Monitoring tersebut dilaksanakan mulai dari 22 Oktober sampai 25 Oktober 2026 dengan menyasar sembilan desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Mandau Talawang, Kecamatan Kapuas Hulu, dan Kecamatan Kapuas Tengah.
Di Kecamatan Mandau Talawang, pemantauan dilakukan di Desa Tumbang Manyarung, Desa Tumbang Tihis, dan Desa Lawang Tamang.
Sementara itu, di Kecamatan Kapuas Hulu, monitoring menyasar Desa Bulau Ngandung, Desa Jakatan Pari, dan Desa Supang.
Adapun di Kecamatan Kapuas Tengah, tim melakukan pemantauan di Desa Pujon, Desa Marapit, dan Desa Penda Muntei.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan, termasuk memastikan kuantitas dan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dari hasil monitoring, sebagian besar pekerjaan dilaporkan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Meski demikian, tim masih memberikan sejumlah catatan kepada para pelaksana pekerjaan, terutama terkait kesesuaian volume dan kualitas pekerjaan serta distribusi dan ketersediaan material di lapangan.
Catatan tersebut menjadi perhatian penting agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan secara optimal, tanpa mengabaikan standar teknis yang telah ditentukan.
Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas, Ade Lesmana, ST, MM, menegaskan pentingnya komitmen para rekanan atau kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan.
Ade berharap seluruh pelaksana pekerjaan dapat bekerja secara maksimal, memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, serta segera menindaklanjuti setiap catatan yang ditemukan selama proses monitoring.
Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga harus memperhatikan kualitas bangunan agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas pun berharap seluruh pekerjaan dalam program tersebut dapat diselesaikan sesuai target, yakni pada akhir November 2026.
“Kami berharap para rekanan dapat bekerja secara maksimal, memperhatikan kuantitas dan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, serta memastikan ketersediaan material agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu,” demikian penekanan Ade dalam kegiatan monitoring tersebut.
Selain menekankan tanggung jawab kontraktor, Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas juga mengharapkan partisipasi masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan yang telah dikerjakan.
Masyarakat diimbau untuk menggunakan dan memelihara fasilitas tersebut sesuai peruntukannya agar usia pakai bangunan dapat bertahan lebih lama.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan jalan sesuai dengan batas maksimum beban yang diizinkan. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko kerusakan dini sehingga infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Dengan adanya monitoring secara langsung, diharapkan pelaksanaan program 1 miliar per desa di Kabupaten Kapuas dapat berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Ade Lesmana juga menyampaikan komitmennya untuk bekerja secara maksimal dalam membantu Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas, Drs. Yan Hendri Ale, MT, menjalankan tugas dan tanggung jawab dinas.
Ia turut menegaskan dukungannya terhadap program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kapuas di bawah kepemimpinan Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, SP, bersama Wakil Bupati Kapuas Dodo, SP, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr. Usis I Sangkai, S.Hut., M.Si.
Melalui monitoring dan pengawasan secara berkelanjutan, Dinas Perkimtan Kabupaten Kapuas berharap setiap pekerjaan dapat terlaksana dengan baik, selesai sesuai target, dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.
Dengan demikian, pembangunan yang dilaksanakan tidak sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga mampu mendukung kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.(FJR)







