Padang – Warga di kawasan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria yang mengapung di aliran Banda Bakali pada Minggu (17/5) siang.
Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di sekitar Lapangan Matador, tepatnya di RT 05 RW 07, Kelurahan Parak Gadang Timur. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar sekitar pukul 13.40 WIB.
Setelah penemuan itu, masyarakat segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Mendapat laporan tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Dari keterangan di lapangan, korban saat ditemukan mengenakan pakaian berwarna kuning dan berada di aliran sungai kecil tersebut.
Usai dilakukan proses identifikasi, korban diketahui bernama Afrizal (62), warga Banuaran, Kota Padang. Kepastian identitas diperoleh setelah istri korban datang ke lokasi dan mengenali jasad tersebut.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama berbagai unsur terkait kemudian mengevakuasi korban. Pihak yang terlibat di antaranya kepolisian, TNI, Inafis, PMI, Tagana, aparat kecamatan dan kelurahan, relawan, serta masyarakat setempat.
Selanjutnya, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut dan keperluan pemeriksaan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan warga terkait adanya penemuan jasad yang mengapung di Banda Bakali.
Ia menjelaskan, tim Rescue BPBD segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan serta evakuasi bersama unsur gabungan.
Menurutnya, proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak di lapangan.
Sementara itu, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Hingga Minggu sore, kondisi di lokasi kejadian sudah kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.(des*)







