Jangan Dibuang! Ini 6 Manfaat Kulit Jeruk untuk Tanaman dan Halaman Rumah

Kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk berkebun, mulai dari jadi pupuk kompos hingga pengusir hama.
Kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk berkebun, mulai dari jadi pupuk kompos hingga pengusir hama.

Jakarta – Banyak orang langsung membuang kulit jeruk setelah dikonsumsi, padahal bagian ini sebenarnya punya beragam manfaat untuk perawatan halaman rumah. Jika dimanfaatkan dengan benar, kulit jeruk bisa menjadi solusi alami yang murah dan ramah lingkungan untuk berkebun.

Selain mudah ditemukan, limbah dapur ini juga dapat membantu menyuburkan tanaman hingga mengurangi gangguan hama. Berikut beberapa cara pemanfaatannya:

1. Campuran kompos alami
Kulit jeruk mengandung unsur penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan tanaman. Anda bisa mencampurkannya dengan sampah organik lain untuk dijadikan kompos. Sebaiknya potong kecil-kecil agar proses penguraian lebih cepat. Hasilnya, kompos akan menjadi lebih kaya nutrisi, terutama untuk tanaman yang menyukai tanah asam seperti mawar dan hydrangea.

2. Penolak serangga alami
Aroma khas kulit jeruk berasal dari senyawa limonene yang tidak disukai banyak serangga. Anda cukup meletakkan potongan kulit jeruk di sekitar tanaman untuk membantu mengurangi hama tanpa bahan kimia.

3. Mengatasi semut di halaman
Kulit jeruk juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir semut. Keringkan terlebih dahulu, lalu haluskan hingga menjadi bubuk. Taburkan di jalur yang sering dilalui semut. Karena mudah hilang, penggunaannya perlu diulang secara berkala agar tetap efektif.

4. Wadah semai ramah lingkungan
Kulit jeruk dapat dijadikan alternatif pot tanam sementara. Caranya, gunakan kulit yang sudah dibelah, isi dengan tanah, lalu tanam benih di dalamnya. Selain praktis, nutrisi dari kulit jeruk juga membantu pertumbuhan awal sebelum bibit dipindahkan ke media yang lebih besar.

5. Mengurangi bau tidak sedap
Jika ada area halaman yang beraroma kurang sedap, seperti dekat kompos atau pupuk kandang, kulit jeruk bisa membantu menetralisirnya. Anda bisa menaruh kulit segar atau menggunakan kulit kering sebagai pengharum alami.

6. Mengusir kucing liar
Aroma jeruk yang cukup tajam ternyata tidak disukai kucing. Menyebarkan kulit jeruk di sekitar pekarangan bisa membantu mencegah hewan tersebut datang dan mengotori area rumah.

Meski memiliki banyak manfaat, penggunaan kulit jeruk tetap perlu diperhatikan. Dalam jumlah berlebihan, kulit ini bisa menarik hama tertentu seperti siput, cepat mengering, bahkan berpotensi mengganggu proses vermikompos.

Karena itu, sebaiknya gunakan dalam jumlah kecil terlebih dahulu untuk melihat dampaknya pada tanaman dan lingkungan sekitar.(BY)