Jakarta – Bulan Zulhijah menjadi salah satu periode yang dimuliakan dalam Islam. Di bulan ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah untuk meraih pahala serta keberkahan, terutama menjelang Iduladha.
Salah satu amalan sunnah yang sering dilakukan adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah dijalankan pada 9 Zulhijah. Ibadah ini sangat dianjurkan bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kedua puasa tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah, khususnya menjelang Hari Raya Kurban.
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa sunnah ini memiliki sejumlah keistimewaan yang disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, di antaranya:
1. Menghapus dosa
Puasa Arafah diyakini dapat menjadi sarana pengampunan dosa. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, disebutkan bahwa puasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Hal ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.
2. Dijauhkan dari siksa neraka
Keutamaan lainnya adalah terbebas dari api neraka. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa pada hari Arafah, Allah membebaskan banyak hamba-Nya dari siksa tersebut. Hari ini juga dikenal sebagai salah satu waktu paling utama dalam Islam untuk meraih ampunan.
Bagi jamaah haji, momen ini bertepatan dengan wukuf di Arafah. Sementara bagi yang tidak berhaji, puasa Arafah menjadi bentuk ibadah yang sangat dianjurkan.
3. Waktu terbaik untuk berdoa
Hari Arafah juga dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa terbaik adalah doa yang dipanjatkan pada hari tersebut. Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkannya untuk memperbanyak doa, dzikir, dan introspeksi diri.
Amalan yang Dianjurkan
Selain menahan diri dari makan dan minum, umat Muslim juga dianjurkan melakukan berbagai ibadah pendukung agar pahala semakin maksimal, seperti:
Memperbanyak doa dan dzikir
Membaca Al-Qur’an
Bersedekah
Memperbanyak istighfar
Menjaga perkataan dan perilaku
Dengan menjalankan berbagai amalan tersebut, ibadah di bulan Zulhijah dapat menjadi lebih bermakna. Puasa Tarwiyah dan Arafah pun menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat keimanan sekaligus mempersiapkan diri menyambut Iduladha.(BY)







