Solok – Kota Solok menyimpan sejumlah lokasi indah, salah satunya adalah Batu Patah Payo di Kelurahan Tanah Garam, yang menawarkan pemandangan memukau dari atas ketinggian. Lokasi ini cocok bagi pengunjung yang ingin melepas penat dan merasakan suasana tenang jauh dari keramaian perkotaan.
Untuk menuju Batu Patah Payo, wisatawan harus menempuh jarak sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Solok. Meski akses jalannya cukup menantang dengan tanjakan curam dan tikungan, kondisi jalan beraspal dan lebar membuat perjalanan tetap aman bagi kendaraan pribadi.
Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan pedesaan yang asri, termasuk hamparan sawah dan pepohonan hijau, serta kicauan burung yang menambah kesan alami. Waktu tempuh dari pusat kota relatif singkat, sekitar 15 menit.
Namun, pengunjung tetap disarankan memeriksa kondisi kendaraan, terutama rem dan bahan bakar, demi keselamatan.
Di beberapa kilometer awal, rumah warga masih jarang terlihat, tetapi menjelang lokasi, permukiman mulai muncul. Sesampainya di tujuan, pengunjung akan menjumpai tulisan besar “Agrowisata Batu Patah Payo” sebagai penanda kawasan wisata.
Meski berada di masa libur Lebaran, suasana di lokasi terbilang sepi. Dengan ketinggian sekitar 840 meter di atas permukaan laut, kawasan ini menyuguhkan panorama Kota Solok yang berjenjang, atap rumah perkotaan yang padat, hingga jalanan yang tampak kecil dari kejauhan. Udara sejuk dan pemandangan pegunungan yang samar karena kabut menambah keindahan alam di sekitar.
Dania (28), pengunjung yang hadir pada Kamis (26/3/2026), mengaku baru pertama kali datang ke lokasi ini. Ia menilai kawasan cukup menenangkan, namun sedikit kecewa karena bunga krisan yang menjadi daya tarik utama belum mekar. “Masih baru tumbuh, jadi belum terlalu menarik. Bahkan green house di sana terlihat seperti semak belukar,” ujarnya.
Selain itu, jumlah pengunjung masih sedikit, dan beberapa fasilitas serta tanaman bunga krisan tampak kurang terawat. Untuk pengalaman maksimal, pengunjung dapat naik ke menara yang tersedia untuk menikmati panorama Kota Solok sekaligus berfoto. “Perjalanan ke sini melelahkan, tapi pemandangannya indah sehingga rasa lelah terbayar,” tambahnya.
Dania berharap pemerintah lebih memperhatikan pengelolaan dan perawatan kawasan wisata ini agar menarik lebih banyak pengunjung, khususnya selama musim libur Lebaran. “Semoga ke depannya kawasan ini dirawat lebih baik agar ramai dikunjungi,” tutupnya.(des*)






