Padang Pariaman – Malam Ramadhan di Mushola Durian Hamba, Nagari Batu Gadang, Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman pada Minggu (1/3/2026), terasa berbeda.
Di tempat sederhana itu, Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Tim I dengan suasana penuh kenangan. Bukan sekadar kunjungan kerja, momen tersebut menjadi perjalanan batin yang membawanya kembali pada masa kecil di tanah kelahirannya.
Langkahnya yang memasuki mushola itu seakan membawa kembali ingatan puluhan tahun silam. Di kawasan inilah ia tumbuh, belajar, dan menjalani hari-hari sebagai anak kampung yang sederhana.
Ia bercerita alkisah dari bangku SD hingga SMP, Batu Gadang menjadi saksi perjalanan awal kehidupannya.
Kenangan masa kecil pun mengalir dalam cerita yang ia sampaikan kepada masyarakat.
John Kenedy Azis mengenang masa-masa bermain gasing bersama teman sebaya, berlari di halaman kampung. Hingga menikmati berbagai permainan tradisional yang kini mulai jarang ditemui oleh generasi muda.
Namun nostalgia itu tidak membuatnya larut terlalu lama. Di hadapan jamaah yang memenuhi mushola, John Kenedy Azis mengingatkan bahwa Kabupaten Padang Pariaman saat ini sedang berada dalam masa pemulihan setelah bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah belum lama ini.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan menjaga semangat kebersamaan. Menurutnya, kekuatan terbesar daerah ini justru terletak pada solidaritas dan budaya gotong royong masyarakatnya yang sudah mengakar sejak lama.
Di tengah tantangan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan pembangunan. Salah satu yang sudah dirasakan manfaatnya adalah pembangunan dan pengaspalan sejumlah ruas jalan, termasuk jalur Batu Basa–Batu Gadang yang kini semakin mempermudah akses masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menaruh harapan besar pada kekuatan masyarakatnya sendiri. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus terjaga, ia yakin Padang Pariaman mampu bangkit dari ujian dan melangkah menuju masa depan yang lebih kuat dan bermartabat.(bay).






