Solsel  

Koperasi Merah Putih Diharapkan Jadi Motor Pemerataan Ekonomi di Solok Selatan

Solok Selatan, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap koperasi menjadi pilar utama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Harapan ini disampaikan bertepatan dengan momentum Hari Koperasi Nasional ke-77 yang diperingati pada 12 Juli 2025 lalu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, saat menghadiri kegiatan Launching Koperasi Merah Putih di Aula Kantor Bupati, Selasa (14/7/2025). Koperasi Merah Putih digagas sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Yulian membacakan pidato Menteri Koperasi dan UKM yang menekankan pentingnya koperasi sebagai bagian dari upaya pemerintah mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang kemandirian pangan, ekonomi desa, dan penguatan agro-maritim.

“Inisiatif koperasi Merah Putih ini sangat relevan dengan semangat membangun dari desa, dalam rangka pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Yulian.

Ia juga menyebut bahwa koperasi telah terbukti berhasil menjadi solusi ekonomi kolektif di berbagai negara, dan Indonesia memiliki potensi besar untuk mendorong koperasi lokal tumbuh menjadi koperasi unggulan nasional, bahkan global.

Potensi desa yang sangat kaya seperti sektor pertanian, perikanan, kerajinan, pariwisata, hingga energi terbarukan, disebutnya perlu dikelola secara terintegrasi melalui koperasi. Dengan pendekatan ini, hasil pembangunan lebih merata dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat bawah.

Menurutnya, kesenjangan pembangunan antarwilayah dapat ditekan jika desa-desa diberdayakan secara maksimal. Koperasi bisa menjadi jembatan antara potensi lokal dengan pasar, sekaligus menguatkan kemandirian ekonomi desa.

Lebih dari sekadar lembaga ekonomi, koperasi juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran sosial, pemberdayaan generasi muda, dan tempat lahirnya inovasi yang berpihak pada rakyat.

“Ke depan, koperasi harus menjadi ruang bagi semua generasi untuk belajar, bertumbuh, dan ikut menentukan arah masa depan ekonomi bangsa,” tegas Yulian.

Peluncuran Koperasi Merah Putih juga menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk memperkuat ekosistem ekonomi rakyat melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal.

Dengan semangat gotong royong dan solidaritas sosial, koperasi diharapkan kembali menjadi gerakan ekonomi rakyat yang kuat, modern, dan inklusif demi terwujudnya kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.(Sdw)