PJ Wako Roberia ; Jadikan Semangat Tahun Baru Islam Inspirasi Positif Entaskan Kemiskinan di Kota Pariaman

Kota Pariaman – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pariaman ke- 22, dan menyambut Tahun Baru Islam 1446 H/2024 M, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman berkolaborasi dengan DPRD Kota Pariaman menggelar “Tabligh Akbar” menghadirkan Ustad Dr. Suwandi S.Pdi, M.Pd.

Kegiatan Tabligh Akbar dibuka Penjabat (PJ) Walikota Roberia dengan mengusung motto “Pariaman Rancak” (Religius Aman Cerdas Adaptif dan Kolaboratif) ini, bertempat di Lapangan Merdeka Kota Pariaman, Minggu 7 Juli 2024.

PJ Wako Roberia mengatakan, memasuki tahun baru islam ini kita harus lakukan evaluasi dan perbaiki diri. Sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalankan amal ibadah serta keimanan secara kaffah.

“Kita tingkatkan rasa syukur dengan menjadikan semangat tahun baru Islam ini, sebagai inspirasi dan perbaiki diri. Sekaligus memberikan kontribusi positif buat masyarakat, bangsa dan agama” tegas Roberia.

Menghadapi Indonesia Emas 2045 mendatang, Roberia berpesan siapapun terpilih menjadi pemimpin Kota Pariaman nantinya, jangan hanya menentingkan diri sendiri, keluarga dan kerabat. Tetapi harus menjadi pemimpin yang bisa menjalankan amanah rakyat, dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

“Dengan menjalankan RPJPN itu, berarti mereka sudah membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan menjadi nol miskin di Indonesia, khususnya di Kota Pariaman” ulasnya.

Ke depannya, sebut Roberia, tidak ada lagi warga negara Indonesia yang miskin. Sehingga Indonesia akan menjadi negara yang maju serta pendapatan warga semakin meningkat.

Sementara itu, Ustadz Suwandi yang merupakan Aksi Indonesia Tahun 2019 lalu ini, ikut membincangkan tema “Pariaman Rancak” pada di usia Kota Pariaman yang ke- 22 tahun ini.

“Untuk memajukan Kota Pariaman Rancak, maka dibutuhkan kekompakan dari semua pihak bersama stakeholder terkait lainnya. Sehingga bergerak secara signifikan, agar menjadi lebih rancak lagi Kota Pariaman ini” tutur Suwandi bersemangat.

Menurut Suwandi, ada 3 (tiga) hal yang perlu dilakukan untuk memajukan Kota Pariaman Rancak. Pertama, menjaga kekompakan dan jangan jadikan perbedaan sebagai penghalang kekompakan tersebut.

Kedua, berlindung kepada Allah agar kita bisa menenangkan hari kita dari segala hal yang bisa merusak hati dan diri kita. Ketiga, memohon kepada Allah agar kita semakin sibuk mendekatkan diri kepada Allah.Yakni dengan selalu membaca Al’Quran secara tadabbur. 

Acara Tabligh Akbar ditutup dengan Zikir dan Doa bersama dipimpin Ilyas Tungku Bagindo dan Muhammad Yani. (mc/ssc).