Enam Pemanah Berkuda Pariaman Siap Berlaga di Kejurnas Go To PON Junior

Kota Pariaman – Anak panah akan melesat. Kuda akan berpacu. Dan enam atlet muda Pariaman kini membawa beban yang jauh lebih besar dari sekadar memenangkan pertandingan. Nama Kota Pariaman, Sumatera Barat dipertaruhkan di arena nasional.

Keenam atlet panahan berkuda Komunitas Pariaman Archery Equestrian (Paraquet) dilepas di Halaman Balaikota Pariaman, pada Selasa (16/9/2026).

Mereka resmi diberangkatkan menuju Bogor, Jawa Barat, untuk bertarung dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Go to PON Junior yang berlangsung 17–20 September 2026.

Di balik seremoni pelepasan itu, ada perjuangan yang tak selalu terlihat. Ada latihan, kegigihan, dukungan orang tua, guru, dan pelatih yang mengiringi langkah mereka hingga sampai ke panggung kompetisi.

Semua persiapan tersebut akan diuji ketika mereka berhadapan dengan persaingan di arena Kejurnas tersebut. Kesemua atlet siap berlaga, ini bukan perjalanan wisata.

Mereka datang membawa target dan harapan. Sekaligus tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa talenta olahraga dari daerah mampu berdiri di tengah kerasnya persaingan nasional. Setiap anak panah yang dilepaskan akan menjadi bagian dari perjuangan mereka di Bogor.

Wali Kota Pariaman Yota Balad pun menyampaikan rasa bangganya. Ia mengapresiasi kegigihan dan usaha para atlet yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti Kejurnas tersebut yang membawa nama Kota Pariaman ke tingkat nasional.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran kontingen, mulai dari para atlet, joki, pemilik kuda, hingga panitia yang telah mempersiapkan diri dengan matang untuk mengharumkan nama Kota Pariaman,” ujar Yota Balad.

Kini panggungnya bukan lagi halaman Balaikota. Bogor menanti. Arena akan menjadi saksi. Enam atlet Paraquest akan membawa keberanian, latihan, dan doa dari Pariaman. Hasil akhirnya ditentukan di medan pertandingan. Sa’at kuda bergerak, busur ditarik, dan anak panah melesat memburu sasaran.(mak).