Padang — Warga Kota Padang yang mengikuti berbagai kegiatan luar ruangan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diminta lebih waspada terhadap perubahan kondisi cuaca.
Imbauan tersebut disampaikan Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Masyarakat, panitia perlombaan, serta peserta upacara diminta rutin memantau perkembangan cuaca pada 16 hingga 18 Agustus 2026.
Kewaspadaan ini diperlukan setelah BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem di Kota Padang dan wilayah sekitarnya. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai angin kencang diperkirakan dapat terjadi pada periode tersebut.
Kondisi cuaca itu berpotensi mengganggu sejumlah kegiatan kemerdekaan yang digelar di ruang terbuka sekaligus meningkatkan risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan perubahan cuaca yang berlangsung cepat perlu diantisipasi sejak awal. Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan oleh panitia kegiatan, peserta upacara, maupun masyarakat yang tinggal di kawasan yang rawan banjir, genangan, dan longsor.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang dan para pengunjung agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat dalam beberapa hari ke depan terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai peringatan dini dari BMKG,” kata Hendri, Minggu (16/8/2026).
Ia juga meminta penyelenggara kegiatan luar ruangan untuk menyesuaikan pelaksanaan acara dengan perkembangan cuaca. Jika kondisi tidak memungkinkan, panitia dapat menyiapkan tempat alternatif atau menghentikan sementara kegiatan ketika hujan deras maupun angin kencang terjadi.
Selain mengingatkan masyarakat, BPBD Kota Padang juga menyiagakan personel untuk menangani kemungkinan kejadian darurat selama rangkaian perayaan HUT RI berlangsung.
“Apabila terjadi darurat bencana di lingkungan sekitar, masyarakat dapat segera melaporkan melalui layanan darurat (Call Center) BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” ujar Hendri.(des*)







