Semarang – Semangat gotong royong terus menjadi warna dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di wilayah Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Salah satunya terlihat dalam kegiatan finishing pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Jumirah, warga Dusun Rejosari RT 25 RW 09, Desa Cukil.
Memasuki tahap akhir pengerjaan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat melaksanakan finishing berupa pengecatan rumah serta pemasangan keramik. Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting untuk menyempurnakan hasil pembangunan sehingga rumah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini semakin nyaman, rapi, dan layak untuk ditempati. Selasa ( 11/8/2026 )
Dengan penuh ketelitian, anggota Satgas TMMD melakukan pengecatan pada bagian-bagian rumah yang telah selesai dikerjakan. Setiap sapuan kuas dan rol dilakukan secara merata agar menghasilkan tampilan rumah yang lebih bersih dan indah. Di bagian lainnya, pemasangan keramik juga terus dikerjakan untuk memberikan sentuhan akhir sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi penghuni rumah.
Kegiatan tersebut tidak hanya dikerjakan oleh personel TNI. Warga sekitar turut hadir membantu proses pengerjaan. Kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari menyiapkan material, mengatur keramik, hingga merapikan bagian rumah yang telah selesai.
Bagi Ibu Jumirah, selesainya tahap finishing tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri. Rumah yang sebelumnya memiliki berbagai keterbatasan kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman. Senyum dan rasa syukur menjadi gambaran nyata manfaat program TMMD yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., menegaskan bahwa setiap pekerjaan yang dilaksanakan Satgas merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Tahap finishing menjadi perhatian penting agar hasil pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan kualitas dan kenyamanan bagi penerima manfaat.
“Harapannya, rumah ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan menjadi tempat berkumpul keluarga yang lebih baik. Yang terpenting, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terjaga,” ujarnya.
Pembangunan RTLH melalui program TMMD bukan sekadar memperbaiki bangunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dari tangan-tangan yang bekerja bersama, tumbuh harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Finishing pengecatan dan pemasangan keramik di rumah Ibu Jumirah pun menjadi salah satu gambaran bahwa TMMD Reguler ke-129 terus berupaya menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat Desa Cukil. Setiap sentuhan akhir yang dikerjakan menjadi bagian dari cerita tentang pengabdian, kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.







