Sergai, Fajarharapan.id – Program pemanfaatan lahan pekarangan yang digagas Tim Kumpulan Ibu dan Staf Socfindo (KISS) PT Socfindo Bangun Bandar mulai menunjukkan hasil. Bersama Kepala Desa Martebing dan Kepala Desa Tanjung Maria, jajaran PT Socfindo Bangun Bandar melaksanakan panen perdana melon dan kangkung di lingkungan perumahan karyawan, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan pemanfaatan areal pekarangan tersebut dilaksanakan di perumahan karyawan Divisi I Desa Martebing dan Divisi IV Desa Tanjung Maria, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. Berbagai tanaman hortikultura dikembangkan, mulai dari melon hijau, melon kuning, semangka hingga aneka jenis sayuran.
Program ini merupakan inisiatif Ny. Luluk Williams selaku Pimpinan Pusat Kumpulan Ibu dan Staf Socfindo (KISS) sekaligus Ibu Principal Director PT Socfindo. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Ny. Hartaty Tarigan selaku istri General Manager Socfindo bersama pengurus KISS Bangun Bandar dan SSPL.
Pengurus Kebun Bangun Bandar, Samuel Situmorang, menyampaikan dukungannya terhadap program yang dinilai tidak hanya memberikan manfaat bagi karyawan, tetapi juga mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat desa di sekitar kebun.
Panen perdana tersebut turut dihadiri jajaran staf dan ibu-ibu staf Kebun Bangun Bandar, kepala desa beserta perangkat Desa Martebing dan Desa Tanjung Maria, serta para karyawan PT Socfindo Bangun Bandar.
Dalam suasana penuh kebersamaan, Tim KISS bersama masyarakat dan karyawan memanen buah melon hasil budidaya yang sebelumnya ditanam dan dirawat secara gotong royong di lahan pekarangan perumahan.
Ny. Luluk Williams yang didampingi Ny. Hartaty Tarigan mengatakan program pemanfaatan pekarangan diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga karyawan.
“Melalui pemanfaatan pekarangan yang produktif, keluarga karyawan dapat memperoleh tambahan nilai ekonomis sekaligus memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga secara mandiri,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat ekonomi, program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan perumahan yang lebih hijau, asri, dan produktif. Ke depan, kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan pangan keluarga serta memperkuat hubungan sosial antara perusahaan, karyawan, dan masyarakat sekitar.







