Sumbar  

Gelar media Gathering Ketiga, JNE Gandeng Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim Sebagai Pembicara

Padang, FajarHarapan.Id – JNE Express kembali menggelar Media Gathering bersama insan pers di Kota Padang,dengan pembicara
Manager Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim, Winda Nisrina, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang ke- tiga kali ini, berlangsung cukup hangat dan penuh keakraban guna mempererat hubungan antara perusahaan logistik nasional ternama tersebut dengan kalangan media serta pelaku UMKM di Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Head of Sales Area Sumbar JNE, Hastomo Sandy, menegaskan pentingnya kolaborasi antara UMKM, media, dan sektor logistik dalam mendorong pertumbuhan bisnis di era digital saat ini.

“Kolaborasi UMKM sesama UMKM maupun bersama media tentu dapat saling mendukung perkembangan usaha masing-masing. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga dan berkembang ke depannya,” ujar Sandy.

Pada kesempatan tersebut, JNE turut menghadirkan salah satu mitra bisnisnya, Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim, sebagai contoh kolaborasi antara sektor logistik dan UMKM lokal yang berkembang bersama selama bertahun-tahun.

Kehadiran pelaku UMKM tersebut menjadi gambaran nyata kolaborasi antara bisnis lokal dan layanan logistik yang berkembang bersama selama bertahun-tahun.

Dalam sesi talkshow, Manager Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim, Winda Nisrina, menjelaskan usaha oleh-oleh khas Minang tersebut pertama kali didirikan oleh Lukman El Hakim di Bukittinggi pada tahun 1999 dan mulai memperluas usahanya ke Kota Padang sejak 2015.

Menurut Winda, kerja sama dengan JNE telah terjalin sejak 2016 dan terus berjalan hingga sekarang dalam mendukung distribusi produk ke berbagai daerah di Indonesia.

“Selama hampir 10 tahun bermitra dengan JNE, pengiriman produk kami berjalan lancar dan memuaskan. Sampai saat ini hampir tidak ada keluhan dari pelanggan terkait proses pengiriman,” ujar Winda.
Ia mengatakan, produk unggulan seperti Sanjai Balado dan berbagai oleh-oleh khas lainnya rutin dikirim kepada pelanggan yang memesan secara online.

“Respons tim JNE sangat cepat. Setiap kami menghubungi untuk penjemputan paket, kurir langsung datang dan itu berlangsung hampir setiap hari,” jelasnya.

Winda menambahkan, konsistensi pelayanan dan ketepatan waktu menjadi alasan Ummi Aufa Hakim tetap mempercayakan pengiriman produknya kepada JNE sebagai mitra logistik utama hingga saat ini.

Sementara itu, Marketing Communication and Partnership Regional Sumatera JNE, Khairul Amin menyampaikan bahwa media gathering menjadi agenda rutin perusahaan sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers yang selama ini ikut mendukung penyebaran informasi positif tentang JNE.

“Tahun 2026 ini menjadi pelaksanaan media gathering yang ketiga. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan suasana yang semakin hangat dan doorprize yang lebih meriah,” kata Khairul.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran strategis bagi perusahaan, bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra penting dalam membangun komunikasi positif kepada masyarakat luas.

“Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan media atas dukungan selama ini. Media bagi JNE adalah partner strategis dalam membangun citra positif perusahaan sekaligus menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ungkapnya.

Selain mempererat silaturahmi, JNE juga memperkenalkan kembali program JNE Content Competition 2026 yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-13 secara nasional.

Kompetisi tersebut mengusung tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” sejalan dengan peringatan HUT ke-35, yang menggambarkan perjalanan panjang JNE untuk terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia melalui kolaborasi dengan pelanggan, UMKM, komunitas, hingga insan media.

“Kami ingin mengajak para jurnalis dan masyarakat untuk mengangkat kisah-kisah autentik tentang pengalaman bersama JNE, mulai dari perjuangan UMKM, hubungan keluarga yang terhubung lewat pengiriman, hingga cerita sederhana penuh makna,” jelasnya.

Dikatakannya, kompetisi tahun ini membuka beberapa kategori, mulai dari writing, fotografi, video, hingga desain. Khusus kategori jurnalis, JNE menyediakan lomba penulisan dan foto jurnalistik dengan sistem penjurian regional sebelum masuk tingkat nasional.

Untuk wilayah Sumatera, hadiah yang diperebutkan cukup besar. Juara pertama kategori jurnalis akan memperoleh Rp7 juta, juara kedua Rp4,5 juta, dan juara ketiga Rp3 juta.

Para pemenang terbaik tingkat nasional juga berkesempatan mendapatkan hadiah perjalanan umroh maupun holy land.
“Tahun ini kategori foto jurnalistik juga berkesempatan mendapatkan hadiah umroh. Jadi peluangnya semakin besar bagi teman-teman media,” ujar Khairul disambut antusias peserta.

JNE mencatat pada kompetisi tahun sebelumnya terdapat 3.952 peserta dari seluruh Indonesia. Perusahaan berharap jumlah partisipan pada 2026 meningkat, khususnya dari Sumatera Barat.

Kegiatan media gathering ditutup dengan sesi talkshow, diskusi santai, serta pembagian doorprize yang semakin mencairkan suasana kebersamaan antara JNE dan para jurnalis di Kota Padang. (*)