Kota Pariaman – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Piala Sakti Pariaman melaksanakan Pemasangan Uniform Pengucapan sumpah janji DIII Kebidanan dan kepaniteraan S-1 Keperawatan Tahun 2025/2026 di Aula Balaikota Pariaman, yang dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad, Selasa (5/5/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan bahwa momentum pemasangan uniform bukan sekedar seremoni tetapi ini merupakan tanggungjawab atau simbol kesiapan dan komitmen ananda dalam menjalankan tugas mulia dibidang kesehatan.
“Ananda akan menjadi garda terdepan bidang kesehatan Kota Pariaman. Tanggung jawab ananda semua adalah menjadi lulusan kesehatan yang profesional. Profesional ini ditunjukan dari disiplin, memiliki dedikasi dan ramah dalam melayani pasiennya”, ucapnya.
Yota Balad menjelaskan bahwa program Saga Saja Plus adalah bentuk perhatian Pemerintah Kota Pariaman untuk mengkuliahkan anak-anak Kota Pariaman yang kurang mampu untuk kuliah di Perguruan Tinggi yang ditunjuk.
“Kepada ananda semua mari tingkatkan belajar, pendidikan adalah salah satu untuk memutus rantai kemiskinan karena pendidikan merupakan alat paling efektif untuk menghentikan pola kemiskinan antar generasi”, terangnya.
Menurut Yota Balad, Capping day (pengucapan janji) dan pemasangan uniform adalah dimana mahasiswa mengucapkan janji dan menerima simbol profesi seperti topi atau pin.
Acara ini menjadi tanda transisi mahasiswa dari fase teori ke tahap praktik klinik, menunjukkan kesiapan mereka untuk terjun ke dunia kesehatan.
“Pada momentum capping day, ananda akan memasuki dunia kesehatan yang sebenarnya,” kata Yota Balad.
Ia berharap bahwa yang akan pratek ditahun ini, agar memberikan pelayanan yang baik kepada pasiennya, selalu mengutamakan keramahan dan selalu senyum. “Karena dengan sebuah senyuman itu sudah obat bagi para pasien.”, tegasnya.
Sementara itu, Ketua STIKES Piala Sakti Pariaman, Syahrul menjelaskan Pemasangan Uniform Pengucapan sumpah janji DIII Kebidanan sebanyak 14 orang, dan kepaniteraan S-1 Keperawatan sebanyak 72 orang
“Mudah-mudahan dengan pemasangan uniform ini bisa menjadi langkah awal mahasiswa melakukan kegiatan praktek terhadap pasien baik di rumah sakit, klinik maupun dilembaga-lebaga kesehatan lainnya,” pungkasnya.
Diketahui, Pemasangan Uniform Pengucapan sumpah janji DIII Kebidanan dan kepaniteraan S-1 Keperawatan dengan total 86 mahasiswa, diantaranya 11 mahasiwa merupakan mahasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) Plus.(r-mak)







