Kota Pariaman – Sorak anak-anak berseragam sekolah dasar memecah suasana Lapangan Pondok Pesantren Nurul Yakin Hasaniyyah, Desa Punggung Lading, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.
Pesantren tersebut resmi menggelar Hasaniyah Expo I Turnamen Futsal dan Lomba Tahfidz perdana tahun 2026 antar SD/MI se-Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, sebuah hajatan yang memadukan olahraga, agama, dan geliat ekonomi lokal.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan tendangan pertama (kick-off) oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, Senin (26/1/2026). Momen simbolik itu sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian lomba yang menyedot perhatian orang tua, guru, dan masyarakat sekitar pesantren.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada panitia Pondok Pesantren Nurul Yakin Hasaniyyah. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar turnamen dan lomba keagamaan biasa, melainkan bagian dari upaya menghidupkan sport tourism dan event religi di Kota Pariaman.
Menurut Yota, visi kepemimpinannya bersama Mulyadi menempatkan Pariaman sebagai kota wisata yang maju dan kreatif, namun tetap berakar pada nilai agama dan budaya.
Ia menegaskan, pariwisata tidak boleh dipersempit hanya pada Pantai Gandoriah atau Pulau Angso Duo, melainkan juga melalui event-event yang mengundang kunjungan orang banyak.
Turnamen futsal dan lomba tahfidz antar SD/MI se-Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, lanjutnya, menjadi contoh konkret bagaimana kegiatan anak-anak dapat memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar. Dari pedagang kecil hingga jasa lokal, semua ikut merasakan denyutnya.
Yota Balad juga melempar harapan yang lebih besar. Ia menyebut ke depan Kota Pariaman akan menggelar lomba tahfidz tingkat nasional, sejalan dengan Program Unggulan Pariaman RISALAH, Satu Keluarga Satu Hafidz, serta gerakan kembali ke surau dan pesantren, termasuk bagi ASN.
Di akhir sambutan, pesan sportivitas disampaikan kepada seluruh peserta. Menang atau kalah, kata Yota, adalah hal biasa. Yang utama adalah kejujuran, fokus, dan menjaga silaturahmi sejak dini.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Iil Maulana menjelaskan bahwa Hasaniyah Expo I berlangsung selama dua hari, 26 hingga 27 Januari 2026.
Lomba tahfidz diikuti 40 peserta, sedangkan turnamen futsal diikuti 14 tim dari SD/MI se-Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, menandai langkah awal pesantren dalam menggelar event berskala regional.(mak).







