Jakarta – Pabrikan otomotif asal Tiongkok, Changan, dipastikan akan meramaikan ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada 21–30 November mendatang. Kehadiran mereka di pameran ini sekaligus menjadi momen peluncuran perdana penjualan mobil Changan di Indonesia.
Dua Model Perdana untuk Pasar Indonesia
Dalam debutnya, Changan menyiapkan dua model sekaligus untuk konsumen Tanah Air, yakni Deepal S07 dan Lumin, masing-masing mewakili segmen SUV listrik dan city car. Kedua model tersebut sebelumnya telah tercatat di laman Samsat PKB DKI Jakarta dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp580–611 juta untuk Deepal S07 (4×2) AT, serta Rp194 juta untuk Lumin L DC (4×2) AT.
Namun demikian, angka NJKB bukan merupakan harga jual sebenarnya karena belum mencakup berbagai komponen biaya tambahan seperti pajak dan margin dealer.
Hasil Kolaborasi dengan Indomobil
Masuknya Changan ke pasar Indonesia dilakukan melalui kerja sama dengan Indomobil Group, yang resmi diumumkan pada 21 Februari 2025. Pameran GJAW 2025 pun menjadi tonggak penting dalam kemitraan ini sekaligus menandai langkah awal Changan untuk memproduksi kendaraan secara lokal di Indonesia.
“Indomobil dan Changan akan terus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan, mendukung percepatan elektrifikasi nasional, serta mendorong transformasi industri otomotif Indonesia menuju masa depan yang hijau dan cerdas,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, dalam keterangan resmi, Kamis (23/10/2025).
Fokus pada Pasar Mobil Listrik Nasional
Di sisi lain, Henry Huang, Regional Director SEA Sales Department Changan Automobile, menegaskan keseriusan pihaknya dalam menjajaki pasar Indonesia. Menurutnya, potensi besar Indonesia dalam peralihan menuju kendaraan listrik menjadi alasan kuat bagi Changan untuk hadir dan berinvestasi.
“Melalui kemitraan strategis dengan Indomobil Group, kami berkomitmen untuk membawa produk serta teknologi global Changan yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Henry.
Didukung Pabrik Pintar Berteknologi 5G dan AI
Sebagai informasi, Changan mengoperasikan Digital Smart Factory di Yubei, Chongqing, Tiongkok—hasil kolaborasi dengan China Unicom dan Huawei. Pabrik seluas 770.000 meter persegi itu dilengkapi konektivitas 5G dan kecerdasan buatan (AI), dengan kapasitas produksi mencapai 280.000 unit per tahun.
“Kami percaya masa depan industri otomotif akan ditentukan oleh inovasi yang memadukan kecerdasan teknologi, efisiensi energi, dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” tutup Henry.(BY)






