Kolaborasi Lintas Instansi di Padang Pariaman, Dorong Keselamatan Jalan Lewat Forum Komunikasi

Padang Pariaman, fajarharapan.id – Upaya untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman di Kabupaten Padang Pariaman kembali diperkuat lewat pelaksanaan Forum Komunikasi Keselamatan Jalan yang digelar di Aula Polres Padang Pariaman. Kegiatan ini mempertemukan sejumlah pihak penting seperti PT Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Bapedalitbang, dan Dinas PUPR dalam sebuah diskusi strategis guna menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.

Forum ini digelar sebagai bentuk respons terhadap tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah Padang Pariaman, yang berdasarkan data Satlantas Polres setempat, masih banyak melibatkan kalangan usia produktif, termasuk pelajar. Beberapa kecamatan yang tercatat sebagai wilayah paling rawan kecelakaan antara lain Lubuk Alung dan Batang Anai, yang disebut memiliki frekuensi insiden cukup tinggi akibat kombinasi antara kondisi infrastruktur jalan dan faktor kelalaian pengendara.

Dalam sesi pemaparan, para peserta forum menyepakati sejumlah rencana aksi yang akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat. Di antaranya adalah pemasangan spanduk imbauan di titik-titik rawan kecelakaan, penyebaran pesan keselamatan melalui layanan pesan singkat dan aplikasi WhatsApp di kecamatan dengan tingkat kecelakaan tertinggi, serta peningkatan edukasi bagi kalangan pelajar melalui program penyuluhan ke sekolah-sekolah.

Selain itu, Dinas Kesehatan akan berperan aktif dalam memberikan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada warga yang bermukim di sekitar lokasi rawan kecelakaan. Sementara Dinas PUPR ditugaskan untuk memasang papan informasi dan rambu imbauan di ruas jalan yang mengalami kerusakan atau berlubang, guna memperkecil potensi terjadinya kecelakaan.

Kehadiran Jasa Raharja dalam forum ini menjadi wujud komitmen mereka dalam mendukung penuh agenda keselamatan lalu lintas, termasuk lewat penyuluhan langsung kepada masyarakat dan pelajar serta mendukung langkah-langkah pencegahan secara preventif.

Dengan terbentuknya kesepahaman dan pembagian peran antarinstansi, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi dalam menciptakan sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan humanis di wilayah Padang Pariaman. Kolaborasi lintas sektor ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan bukan semata tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.(*)