Jasa Raharja Sumbar–KAI Properti Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Divre II Sumbar

Padang – Upaya meningkatkan keselamatan transportasi di jalur perlintasan sebidang kembali diakselerasi oleh Jasa Raharja Sumatera Barat. Bersama KAI Properti Divre II Sumbar, lembaga ini menggelar Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan untuk pengguna jalan yang beraktivitas di sekitar perlintasan kereta api. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai potensi kecelakaan yang masih sering terjadi di titik-titik perlintasan rawan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Divre II PT KAI Sumbar, Muhammad Tri Setyawan, serta Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Sigit Nurochmat Hidayat. Kehadiran jajaran pimpinan KAI menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan yang lebih kuat dan konsisten di kawasan perlintasan.

Dalam sosialisasi tersebut, Jasa Raharja dan KAI memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat mengenai aturan keselamatan dasar saat melintasi rel kereta api. Edukasi yang diberikan menekankan agar pengendara berhenti sejenak sebelum perlintasan, menoleh ke kiri dan kanan, memastikan jalur benar-benar aman, dan tidak menerobos palang pintu meskipun kondisi jalan tampak sepi. Kebiasaan meremehkan prosedur keselamatan inilah yang kerap menjadi pemicu kecelakaan fatal.

Tim penyelenggara juga mengingatkan bahwa sejumlah perlintasan sebidang memiliki tingkat visibilitas rendah, terutama yang tidak dijaga atau berada di kawasan padat pemukiman. Dengan edukasi yang diberikan secara langsung kepada para pengendara harian, diharapkan tumbuh kesadaran baru bahwa kehati-hatian adalah pertahanan utama keselamatan.

Selain memberikan pemahaman teknis, kegiatan ini juga menguatkan sinergi antara Jasa Raharja, KAI, serta pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan tertib. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan pada perlintasan rawan—baik melalui edukasi, perbaikan infrastruktur, hingga langkah penertiban.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan penuh jajaran PT KAI Divre II Sumbar.

“Kami sangat menghargai komitmen dan kehadiran Bapak Muhammad Tri Setyawan serta Bapak Sigit Nurochmat Hidayat. Keselamatan di perlintasan bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun operator, namun menjadi tugas bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujarnya.

Teguh menegaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan titik berisiko tinggi, sehingga edukasi yang berkelanjutan menjadi hal wajib untuk menekan angka kecelakaan.

“Kami sangat berharap masyarakat bisa lebih disiplin saat melintasi rel kereta api. Kecelakaan di perlintasan sebidang bisa berdampak sangat fatal. Langkah sederhana seperti berhenti, melihat, dan memastikan tidak ada kereta yang melintas dapat menyelamatkan nyawa,” tambahnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengajak publik untuk tidak menganggap remeh aturan keselamatan.

“Setiap pengguna jalan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dirinya dan orang lain. Mari kita bersama-sama menciptakan budaya tertib dan aman ketika berada di perlintasan kereta api,” pungkasnya.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, Jasa Raharja Sumbar menargetkan peningkatan signifikan dalam disiplin dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan di perlintasan sebidang. Dengan meningkatnya kesadaran kolektif, diharapkan risiko kecelakaan dapat ditekan sehingga mobilitas masyarakat di Sumatera Barat menjadi lebih aman dan nyaman.(*)