Jambi, fajarharapan.id – Gubernur Jambi, Al Haris, menekankan pentingnya peningkatan status Program Keluarga Harapan (PKH) setiap tahun. Dalam acara Pembukaan Peningkatan Kapasitas SDM PKH Provinsi Jambi, ia menegaskan program bantuan harus merujuk pada data PKH dan mengarah pada perbaikan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Al Haris menyampaikan, PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat bagi keluarga miskin, bertujuan mengurangi kemiskinan.
“Semua ini sudah ada yang menjadi koordinatornya dimasing-masing daerah yang berkerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi,” ungkap Al Haris. Ia mengapresiasi koordinator SDM PKH di kabupaten/kota yang berperan sebagai ujung tombak program ini.
Gubernur Al Haris menjelaskan, kedepan apapun program Pemerintah provinsi Jambi yang bersifat bantuan para OPD harus merujuk pada data PKH karena disitu juga terdapat data warga Jambi yang miskin ekstrim.
“Kita mengharapkan kedepan ditahun 2025 apapun program Pemerintah Provinsi Jambi yang bersifat bantuan, para OPD harus merujuk pada data PKH karena disitu juga terdapat data warga Jambi yang miskin ekstrim. Kita mencontohkannya pada program bedah rumah, bantuan modal UMKM, BPJS kesehatan, sepanjang masih ada data PKH berikan pada PKH. Kita harap setiap tahun ada perubahan status yang PKH menjadi non PKH, yang miskin ekstrim tidak lagi miskin ekstrim,” jelasnya.
Menurut gubernur sampai saat ini Provinsi Jambi ada 105.000 Program Keluarga Harapan PKH yang sudah didata. Karena itu selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat didaerah, gubernur wajib membantu, mendukung menyukseskan program pemerintah pusat tersebut didaerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan motor operasional kepada koordinator SDM PKH dan berharap bantuan ini meningkatkan kinerja mereka. “Kami harap setiap tahun ada perubahan status dari PKH menjadi non-PKH, dan yang miskin ekstrim tidak lagi miskin ekstrim,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi, M. Arif Budiman, menyatakan bahwa tujuan PKH adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan koordinasi yang harmonis antar instansi. Koordinator SDM PKH, M. Yusuf, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan gubernur.
Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pemberian motor operasional, berharap bantuan ini bisa diberikan kepada koordinator di tingkat kecamatan di masa depan.(***)






