Padang Pariaman – Jembatan Batang Sani Nagari Tandikek, Kecamatan VII Koto Patamuan, Padang Pariaman amblas. Ketika mendapat informasi, Bupati Suhatri didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR ) El Abdes Marsyam langsung turun lapangan ke lokasi, Selasa malam (2/4/2024).
Karena, kaki jembatan yang berada di tengah-tengah tergerus banjir bandang Batang Sani itu yang dipicu curah hujan cukup tinggi melanda wilayah Padang Pariaman, terutama di Kecamatan VII Koto Patamuan, sejak siang hingga senja kemaren.
Jembatan berukuran sepanjang 24 meter dengan lebar 5,25 meter yang terletak jelang Balai Mudiak Padang ini, tidak bisa dilewati semua kendaraan.
Sehingga lalu lintas perhubungan warga masyarakat antara Korong Batang Sani dengan Korong Lubuak Aro, tidak bisa bawa roda dua maupun roda empat di sana.
“Kejadian ini akan segera dilakukan inventaris dan pendataan dengan meneruskan laporan kejadian kepada Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) di Jakarta. Semoga dalam waktu dekat akan dapat ditindaklanjuti pihak Pusat” ungkap Bupati Suhatri Bur yang dikutip Kabid IKP Dinas Kominfo Heri Sugianto.
Dia menyebut, sebagai tindakan pencegahan jangan terjadi korban jiwa nantinya, maka pihak aparat Babinsa dan Babhinkamtibmas Nagari setempat, telah memasang portal penutup jalan bahwa tidak dibolehkan dilewati kendaraan.
“Bupati Suhatri Bur turun ke lokasi di dampingi Plt Kasatlak BPBD, Kabag Prokompim Anton Wira Tanjung, Camat Patamuan, Wali Nagari Tandikek, Babinsa dan Babinkamtibnas wilayah setempat dan puluhan warga masyarakat di sana” terang Heri Sugianto. (gto).






