Padang – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan saran kepada masyarakat di sekitar Gunung Marapi, yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).
Menurut Petugas Pengamatan Gunung Marapi, Teguh, “Rekomendasi ini diberikan untuk menghindari ISPA dan potensi gangguan kesehatan lainnya akibat abu vulkanik Gunung Marapi.”
Jika terjadi hujan abu vulkanik, masyarakat diimbau untuk segera mengamankan sarana air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang menumpuk agar tidak roboh.
Masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, aliran sungai, atau bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi ancaman bahaya lahar, terutama saat musim hujan.
Teguh menjelaskan, “Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak diizinkan masuk atau melakukan kegiatan di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Kawah Verbeek.”
Hingga pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB, PVMBG mencatat tiga kali aktivitas gempa vulkanik dalam dan dua kali gempa tektonik jauh dari Gunung Marapi. Secara visual, asap kawah tampak berwarna putih kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai 300 meter di atas puncak kawah.
PVMBG juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar Gunung Marapi, untuk tidak menyebarkan informasi palsu (hoaks) agar situasi tetap kondusif, dan warga diminta mengikuti arahan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah (pemda).(des)







