Padang  

Polda Sumbar Dalami Kasus Kematian Balita di RSUP M Djamil Padang, 20 Saksi Diperiksa

Gedung Mapolda Sumbar.
Gedung Mapolda Sumbar.

PadangKepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat masih terus mendalami kasus meninggalnya Alceo Hanan Flantika yang diduga berkaitan dengan kelalaian dalam penanganan medis saat dirawat di RSUP M Djamil Padang.

Dalam proses penyelidikan yang berjalan, pihak kepolisian telah memeriksa sekitar 20 orang saksi. Mereka berasal dari pihak pelapor maupun terlapor dalam perkara tersebut.

Selain itu, tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Hermina Padang yang pertama kali menangani pasien berusia tiga tahun itu sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP M Djamil juga turut dimintai keterangan oleh penyidik.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa pemeriksaan saksi masih terus dilakukan dan berlangsung secara bertahap. Ia juga menyebutkan kemungkinan jumlah saksi akan bertambah seiring berjalannya penyidikan.

“Proses pemeriksaan saksi masih berjalan dan sejauh ini berlangsung dengan baik. Tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Namun, Rosya belum merinci identitas para saksi yang sudah diperiksa. Ia juga belum memastikan apakah Direktur Utama RSUP M Djamil, Dovy Djanas, serta Direktur Medik dan Keperawatan, Bestari Jaka Budiman, sudah dimintai keterangan.

“Pemeriksaan masih terus berlanjut. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kemudian,” tambahnya.

Sebelumnya, kasus ini naik ke tahap penyelidikan setelah pihak keluarga melaporkannya ke Polda Sumbar dengan nomor laporan LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.

Dalam laporan tersebut, terdapat delapan orang yang ditetapkan sebagai terlapor. Dua di antaranya merupakan jajaran direksi RSUP M Djamil Padang, yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman. Sementara enam lainnya terdiri dari dokter spesialis serta dokter residen yang bertugas di rumah sakit tersebut.

Di sisi lain, RSUP M Djamil juga telah membentuk tim audit investigasi internal serta audit klinis untuk menelusuri secara menyeluruh fakta terkait peristiwa meninggalnya pasien tersebut.(des*)