Padang Pariaman – Keyakinan itu disampaikan langsung Gubernur Lemhanas RI Dr.H.TB.Ace Hasan Syadzily, M.Si., saat bertemu Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, SH., MH., di Pendopo Bupati Padang Pariaman, Rabu malam (2/9/2026).
Di hadapan Forkopimda dan jajaran kepala OPD, Ace Hasan secara terbuka menyatakan optimismenya bahwa Padang Pariaman akan semakin maju di bawah kepemimpinan John Kenedy Azis. “Saya sangat percaya bahwa di bawah kepemimpinan Bang John, Padang Pariaman akan semakin maju,” tegasnya.
Pertemuan itu bukan sekadar agenda silaturahmi pejabat. Nuansa personal begitu terasa karena Ace Hasan dan John Kenedy Azis telah lama bersahabat, bahkan pernah melewati perjalanan panjang bersama di dunia politik dan pengabdian masyarakat.
Ace Hasan menyebut John Kenedy bukan hanya sahabat, tetapi juga sosok kakak yang banyak memberikan dukungan dalam perjalanan karier dan pengabdiannya, termasuk ketika berada di DPR dan lingkungan Partai Golkar. “Kalau mengatakan sahabat, sesungguhnya beliau juga adalah kakak saya,” ujarnya.
Di balik pujian tersebut, Ace Hasan melihat modal kepemimpinan John Kenedy bukan sekadar pengalaman politik. Ia menilai sang bupati memiliki ketulusan dan kesungguhan ketika diberi amanah.
Karakter itu, menurut Ace Hasan, telah terlihat sejak John Kenedy menjalankan berbagai tugas di partai hingga ketika menjadi anggota DPR. Ia mengaku bangga melihat perjalanan John Kenedy hingga dipercaya memimpin Kabupaten Padang Pariaman.
Kini tantangannya bukan lagi soal pengalaman, melainkan bagaimana pengalaman itu dikonversi menjadi lompatan pembangunan. Padang Pariaman memiliki sekitar 470 ribu penduduk, 17 kecamatan, 103 nagari dan 15 nagari persiapan.
Daerah ini juga memiliki kekuatan ekonomi yang bertumpu pada pertanian, perikanan dan sektor kelautan. John Kenedy Azis bahkan menegaskan posisi strategis daerahnya sebagai salah satu penopang pangan Sumatera Barat.
“Padang Pariaman merupakan penopang beras untuk Sumatera Barat. Kami swasembada beras,” katanya.
Namun, potensi besar tanpa jejaring kuat bisa berhenti menjadi angka dan statistik. John Kenedy Azis menyadari hal itu.
Ia berharap hubungan personal dengan Ace Hasan dapat membuka pintu yang lebih luas ke tingkat nasional, terutama untuk investasi dan dukungan pembangunan.
“Pak Gubernur memang secara langsung tidak bisa membantu, tetapi akses dan jejaring beliau yang banyak bisa membantu. Menteri-menteri dan kawan-kawan beliau, bisikan beliau itu sangat berarti,” ungkap John Kenedy.
Ace Hasan pun menangkap peluang tersebut. Menurutnya, Padang Pariaman memiliki potensi luar biasa, sementara pengalaman dan jejaring Bupati John Kenedy Azis di tingkat nasional dapat menjadi modal untuk mengundang investasi masuk ke daerah.
Ia sekaligus meminta jajaran perangkat daerah tidak berjalan sendiri-sendiri. “Saya berharap untuk Bapak-Bapak perangkat daerah yang ada di sini bisa membantu dan mendukung semua kebijakan Bupati Padang Pariaman,” tegasnya.
Ada pula modal lain yang dibawa John Kenedy Azis. Pengalaman ia belajar kepemimpinan di level internasional. Ace Hasan mengungkapkan, Bupati Padang Pariaman merupakan salah satu peserta KPPD Angkatan II yang mendapat kesempatan belajar di National University of Singapore, Lee Kuan Yew School of Public Policy.
Pengalaman itu dinilai dapat memperkaya perspektif dalam mengelola pemerintahan dan merancang pembangunan daerah.
Kunjungan Ace Hasan ke Sumatera Barat sendiri merupakan bagian dari agenda Lemhanas Goes to Campus 2026 yang dilanjutkan dengan kuliah umum di sejumlah perguruan tinggi di Kota Padang.
Dari Pendopo Padang Pariaman, satu pesan politik-pembangunan pun mengemuka. Jika jejaring nasional, pengalaman kepemimpinan dan potensi daerah mampu dikunci dalam satu arah. Padang Pariaman tidak sekadar punya harapan untuk maju. Tetapi punya alasan kuat untuk menatap lompatan besar.(bay).







