Jakarta – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi yang melibatkan truk molen pengangkut adukan semen di kawasan Watulawang, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (3/5/2026).
Kendaraan tersebut terguling dan sempat masuk ke area tebing hingga hampir menimpa sebuah musala yang berada di bawah jalur jalan.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh kondisi medan yang cukup ekstrem serta struktur tanah yang tidak stabil. Truk yang dikemudikan oleh Tarno saat itu melaju dari arah Banyubiru menuju Desa Sepakung. Setibanya di lokasi, kendaraan harus melewati jalan menanjak dengan tikungan tajam.
Karena ruas jalan yang sempit dan curam, pengemudi berusaha mengambil jalur agak melebar ke sisi bahu jalan. Namun nahas, roda truk justru mengenai tanah yang lembek akibat hujan deras sebelumnya.
Akibatnya, truk kehilangan keseimbangan dan terguling di pinggir tebing. Kondisi tersebut sempat membuat warga sekitar khawatir karena posisi kendaraan sangat dekat dengan bangunan musala di bawahnya.
Kepala Desa Sepakung, Ahmad Nuri, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir truk, Tarno, berhasil keluar dan menyelamatkan diri sebelum kendaraan terguling sepenuhnya.
Hingga kini, proses evakuasi truk masih belum dapat dilakukan secara maksimal karena medan yang sulit serta muatan semen yang cukup berat, sehingga dibutuhkan peralatan khusus.(des*)







