Padang, fajarharapan.id — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat bersama jajaran Gakkum Polresta Padang melaksanakan kegiatan analisa dan evaluasi (anev) penanganan kecelakaan lalu lintas pada Selasa (31/3).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarstakeholder dalam penanganan serta penjaminan korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Padang.
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis, mulai dari percepatan proses penanganan korban, penguatan koordinasi data kecelakaan, hingga tindak lanjut terhadap sejumlah kasus kecelakaan yang menjadi perhatian khusus dan menjadi atensi bersama.
Forum ini juga menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap pola penanganan kasus, validasi data kejadian, serta percepatan proses penjaminan agar hak korban dapat diterima secara cepat dan tepat.
Dalam kegiatan tersebut, salah satu poin penting yang dibahas adalah optimalisasi kepatuhan administrasi kendaraan yang terlibat kecelakaan, khususnya terkait pelunasan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Hal ini menjadi bagian penting untuk memastikan proses penjaminan korban dapat berjalan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dasar bagi pengguna jalan.
Selain membahas penanganan korban, forum anev ini juga menjadi wadah monitoring dan tindak lanjut terhadap sejumlah kasus kecelakaan yang memerlukan perhatian khusus, baik dari sisi penyebab kejadian, pola kecelakaan berulang di titik tertentu, maupun kendala administratif yang muncul dalam proses penjaminan korban. Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi dasar untuk langkah pencegahan yang lebih efektif ke depan.
Melalui kegiatan anev ini, diharapkan seluruh stakeholder dapat terus memperkuat koordinasi dalam penanganan korban kecelakaan, termasuk percepatan pelayanan santunan, validasi data, sinkronisasi informasi antarinstansi, serta upaya pencegahan kecelakaan melalui pemetaan kasus yang berulang.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan bahwa kegiatan analisa dan evaluasi bersama Gakkum Polresta Padang merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada korban kecelakaan sekaligus memperkuat langkah preventif.
“Sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Gakkum Polresta Padang sangat penting dalam memastikan proses penanganan serta penjaminan korban kecelakaan dapat berjalan cepat, tepat, dan sesuai ketentuan. Forum evaluasi seperti ini juga menjadi sarana penting untuk menyelesaikan berbagai kasus yang memerlukan perhatian khusus, sekaligus memperkuat langkah pencegahan melalui evaluasi yang komprehensif,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa kepatuhan administrasi kendaraan, termasuk pelunasan SWDKLLJ, juga menjadi bagian dari ekosistem perlindungan bagi masyarakat pengguna jalan.
“Kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan kewajiban administrasi kendaraan, termasuk SWDKLLJ, selalu dalam kondisi aktif. Hal ini penting agar perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dapat diberikan secara optimal saat dibutuhkan. Selain itu, evaluasi terhadap kasus-kasus yang menjadi perhatian juga menjadi langkah penting dalam menekan angka kecelakaan di masa mendatang,” tambahnya.
Melalui evaluasi bersama ini, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap penanganan korban kecelakaan lalu lintas di Kota Padang dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kecepatan pelayanan, akurasi penjaminan, maupun langkah preventif melalui pemetaan kasus yang menjadi perhatian khusus. Dengan koordinasi yang semakin solid, diharapkan perlindungan kepada masyarakat pengguna jalan dapat berjalan lebih optimal.(*)






