Yota Balad Siapkan Festival Takbiran Keliling Kota Pariaman Diberikan Reward

Kota Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat kembali melahirkan terobosan baru dalam menyemarakkan syiar Islam di tengah masyarakat.

Melalui program unggulan RISALAH (Beriman, Sholeh dan Berakhlak), Pemko Pariaman akan menggelar Festival Takbiran Keliling 1447 H/2026 M, sebuah agenda yang digagas untuk menghadirkan suasana malam Idulfitri yang lebih meriah, religius, sekaligus penuh kreativitas.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan festival tersebut akan digelar pada malam terakhir Ramadan menjelang masuknya Hari Raya Idulfitri.

Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kota Pariaman.

Menurut Yota Balad, festival takbiran keliling akan diikuti utusan dari setiap kecamatan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing.

Setiap kecamatan minimal mengirimkan dua tim yang beranggotakan lima hingga tujuh orang, terdiri dari kalangan remaja maupun dewasa yang siap menampilkan kreativitas dalam mengumandangkan takbir.

Yang menarik, peserta diwajibkan menggunakan kendaraan pick up yang dilengkapi sound system memadai. Selain itu, mereka juga harus mengenakan pakaian muslim yang rapi dan sopan serta menampilkan alat kesenian tradisional sebagai pengiring takbiran.

Penilaian juga akan memperhatikan kekompakan tim, nilai seni dalam lantunan takbir, serta larangan menggunakan suara rekaman.

“Yang paling penting, semua peserta harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam mengumandangkan takbir dari awal hingga akhir,” tegas Yota Balad, Selasa (10/3/2026).

Untuk menambah semangat peserta, Pemko Pariaman menyiapkan hadiah berupa tropi dan tabungan Tabanas bagi para pemenang. Hadiah tersebut akan diberikan kepada juara 1, 2, 3 serta juara harapan 1, 2 dan 3.

Pemerintah juga membuka kesempatan bagi desa dan kelurahan yang ingin ikut ambil bagian dengan mendaftarkan tim melalui kantor camat atau KUA di wilayah masing-masing.

Festival takbiran keliling ini juga akan menghadirkan rute yang cukup panjang agar masyarakat dapat menikmati kemeriahan malam takbiran di berbagai titik kota.

Rute dimulai dari halaman Balaikota Pariaman, kemudian melintasi Simpang Tabuik, Simpang Apar, Naras, Kantor Camat Pariaman Utara, By Pass, Simpang Jati, Simpang Lapai, Balai Kurai Taji, Marunggi, Sunua, Simpang Kampuang Kaliang, Kampung Baru, Simpang DLAJ, sebelum akhirnya kembali finis di Balaikota.

Bagi masyarakat Kota Pariaman, festival ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan yang penuh makna.

Tak hanya menghidupkan malam takbiran dengan lantunan kalimat tauhid, tetapi juga menghadirkan wajah baru perayaan Idulfitri yang lebih kreatif, religius, dan membanggakan bagi daerah.(mak).