Kota Pariaman – Langit senja di Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Rabu sore (4/3/2026), menjadi saksi pertemuan hangat antara pemerintah dan masyarakat. Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasco Ruseimy, memimpin langsung Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam kunjungan silaturahmi sekaligus menyerahkan berbagai bantuan di Masjid Raya Taluak yang sarat nilai sejarah.
Kedatangan orang nomor dua di Sumatera Barat itu disambut antusias warga yang sejak siang telah memadati area masjid. Wali Kota Pariaman Yota Balad turut mendampingi bersama Ketua TP PKK Kota Pariaman Yosneli Balad, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Ketua DWP Nelvia Afrizal, serta jajaran kepala OPD, staf ahli, camat hingga tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan ini menjadi Safari Ramadhan ketiga Pemprov Sumbar di Kota Pariaman pada tahun ini. Rombongan TSR dipimpin langsung oleh Vasco Ruseimy bersama Ketua BKOW Sumatera Barat Ny. Deta Vasco serta jajaran kepala OPD Pemprov Sumbar dan instansi vertikal lainnya.
Di hadapan jamaah Masjid Raya Taluak, Vasco menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus melihat langsung kondisi daerah, termasuk wilayah yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta kepada pengurus Masjid Raya Taluak. Masjid yang berdiri sejak tahun 1903 itu dikenal sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Pariaman dan menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat setempat.
Selain bantuan dana untuk masjid, rombongan TSR juga menyerahkan sejumlah Al-Qur’an serta bantuan dari beberapa OPD Pemprov Sumbar, termasuk dukungan dari BPBD Provinsi Sumbar.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas keagamaan di masjid tersebut.
Tidak hanya itu, melalui program kolaborasi dengan Danantara Indonesia yang diwakili Bank BRI, turut disalurkan 100 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di sekitar wilayah tersebut.
Bantuan itu menjadi simbol kepedulian bersama untuk memastikan generasi muda tetap semangat menuntut ilmu meski daerahnya pernah dilanda bencana.(mak)






