Hukrim  

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu: Pelaku Kembali Ditangkap

Lokasi penemuan lima jenazah yang terkubur di sebuah rumah Kabupaten Indramayu.
Lokasi penemuan lima jenazah yang terkubur di sebuah rumah Kabupaten Indramayu.

Jakarta – Kasus pembunuhan satu keluarga yang jasadnya ditemukan terkubur di sebuah rumah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi berhasil menangkap dua pelaku berinisial R dan P di wilayah Indramayu. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Indramayu dan Polda Jabar.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchamad Arwin Bachar, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Senin (8/9) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, di Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu.

“Pada Senin dini hari, sekitar jam 3 pagi, kami berhasil mengamankan dua orang yang diduga pelaku pembunuhan satu keluarga. Mereka kami tangkap di Kedokan Bunder,” ujar Arwin di Mapolres Indramayu.

Arwin menambahkan, setelah melakukan pembunuhan, kedua pelaku sempat melarikan diri ke luar daerah, menuju salah satu wilayah di Jawa Tengah. Namun, dalam pelariannya, mereka bingung dan tidak mengetahui langkah selanjutnya. Akhirnya, mereka memutuskan kembali ke Indramayu.

“Pelaku sempat kabur ke Jawa Tengah, tetapi kemudian kembali ke Indramayu karena tidak tahu harus berbuat apa,” kata Arwin.

Saat proses penangkapan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan. Polisi pun melakukan tindakan tegas terukur untuk mengamankan keduanya.

“Keduanya melakukan perlawanan, sehingga kami mengambil tindakan tegas terukur,” ujarnya.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi tengah mendalami peran masing-masing pelaku dalam kasus ini. Motif di balik pembunuhan tersebut belum diungkap secara rinci dan akan disampaikan setelah proses penyidikan selesai.

“Jumlah pelaku yang diamankan ada dua. Motif dan modusnya akan kami sampaikan setelah pemeriksaan rampung,” jelas Arwin.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban sebagai barang bukti. Di antaranya, tiga kendaraan, pakaian korban yang diambil setelah autopsi, seprai, serta beberapa barang lain. Uang milik korban juga ditemukan masih berada di tangan pelaku saat penangkapan.

“Barang bukti yang kami amankan termasuk tiga kendaraan korban, pakaian korban pasca-autopsi, seprai, dan beberapa barang lain. Uang milik korban juga masih ada pada pelaku,” pungkas Arwin.(des*)