Padang  

BPBD Padang Imbau Warga Waspada Banjir dan Pohon Tumbang

Genangan di sejumlah lokasi Kota Padang. Yang terlihat ini adalah di kawasan Alai.
Genangan di sejumlah lokasi Kota Padang. Yang terlihat ini adalah di kawasan Alai.

PadangHujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sebagian besar wilayah Kota Padang pada Jumat siang, 8 Agustus 2025. Curah hujan yang cukup tinggi ini menyebabkan terjadinya genangan air di sejumlah lokasi serta dua kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga, menimbulkan potensi kerugian dan gangguan aktivitas masyarakat.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, hujan mulai turun sejak pukul 12.00 WIB dan berlangsung merata di berbagai kecamatan. Pemantauan intensif dilakukan oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD bersama sejumlah relawan melalui observasi langsung serta komunikasi radio guna memastikan kondisi terkini di lapangan.

Hendri menjelaskan, wilayah yang terdampak hujan deras sekaligus angin kencang antara lain mencakup Ujung Gurun, Pasar Raya, Padang Besi, Jati Baru, Jalan Samudra, Rasuna Said, serta kawasan Padang Selatan. Di beberapa titik tersebut, intensitas hujan yang tinggi berpotensi memicu gangguan lalu lintas dan aktivitas warga akibat genangan dan pohon tumbang.

Genangan air dilaporkan terjadi di beberapa ruas jalan utama, seperti Jalan Samudra, Jalan Rasuna Said, Jalan Raden Saleh, depan SDN 03 Alai, depan Tee Box, dan Jalan Diponegoro. Ketinggian genangan diperkirakan berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter, dengan kemungkinan bertambah jika hujan tidak segera mereda. Genangan ini menyebabkan beberapa kendaraan harus berjalan pelan untuk menghindari risiko terperangkap air serta meminimalisasi kerusakan.

Selain itu, BPBD juga menerima laporan adanya dua pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Lokasi kejadian berada di Lubuk Minturun dan Kampung Pinang, Kelurahan Lambung Bukik. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka serius akibat insiden tersebut. Hingga pukul 14.30 WIB, kondisi di lapangan masih dalam keadaan aman dan terkendali, dengan tim BPBD dan relawan terus memantau situasi dan melakukan penanganan darurat jika dibutuhkan.

Dalam hal pengawasan sumber air, tinggi permukaan air Sungai Batang Kuranji di Bendungan Gunung Nago tercatat berada pada level 70 sentimeter, yang masih tergolong normal dan belum menunjukkan tanda-tanda kenaikan drastis. Cuaca di sekitar lokasi tersebut juga terpantau hujan ringan, sehingga potensi banjir besar belum menjadi ancaman saat ini.

Mengingat potensi risiko yang masih ada, BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, genangan air yang meluas, serta pohon-pohon yang rawan tumbang, terutama pada saat cuaca buruk. Warga diharapkan segera melaporkan segala bentuk insiden atau kondisi darurat melalui layanan darurat Padang Sigap 112 atau langsung ke Pusdalops BPBD. Langkah ini penting untuk mempercepat penanganan dan mengurangi dampak kerugian yang mungkin terjadi.

Secara keseluruhan, meski hujan deras hari ini telah menimbulkan beberapa kendala, upaya koordinasi antara BPBD, relawan, dan warga berjalan efektif untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Padang. BPBD juga berjanji akan terus memperkuat sistem pemantauan serta respon cepat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi di masa mendatang.(des*)