Wali Kota Pariaman Titip Harapan Besar di Pundak Guru Lewat Konferensi PGRI

Kota Pariaman – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara resmi membuka Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pariaman Masa Bakti XXIII di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Senin (16/6/2025). Acara ini menjadi ajang penting dalam menyusun arah baru perjuangan profesi guru di Kota Tabuik.

Konferensi turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mulyadi, Ketua PGRI Provinsi Sumbar Darmalis, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Hertati Taher, Ketua PGRI Kota Pariaman Yurnal, serta para pengurus PGRI dari seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menekankan pentingnya peran guru sebagai pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Guru adalah ujung tombak peradaban. Tanpa guru hebat, takkan lahir generasi hebat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Konferensi ini adalah momentum strategis untuk mengevaluasi program kerja, menyusun rencana jangka panjang, serta memperkuat soliditas antaranggota PGRI.

Pemerintah Kota Pariaman, lanjut Yota, berkomitmen penuh terhadap kemajuan pendidikan yang inklusif dan merata. Salah satu program unggulan yang terus dijalankan adalah Satu Rumah Satu Hafiz dan penguatan kapasitas guru unggul sejak pendidikan dasar.

“Kami titip masa depan Pariaman di tangan para guru. Selain pintar, anak-anak kita harus dibentuk menjadi pribadi yang beretika dan berakhlak mulia. Ini tugas besar, dan kami percaya PGRI mampu menjalankannya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota pendidikan yang unggul secara intelektual dan moral.

Konferensi ini diharapkan menjadi titik tolak bagi penguatan organisasi profesi guru, sekaligus sebagai ruang refleksi dan inovasi untuk menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital dan perubahan sosial yang cepat.(mak)