Aceh  

Coffe Morning, Kapolres Aceh Singkil Terus Jalin Kemitraan Dengan Jurnalis Jaga Kamtibmas

Singkil, fajarharapan.id – Dalam rangka terkait memperingati Hari Pers setiap 3 Mei, Polres Aceh Singkil menggelar acara coffee morning bersama insan media  Senin, 6 Mei 2025. Kegiatan ini diawali dengan sarapan bersama dan perkenalan para wartawan kepada Kapolres Aceh Singkil yang baru, AKBP Joko Triono.

Dalam sambutannya, AKBP Joko Triono mengajak seluruh insan pers untuk terus bekerja sama dengan kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Aceh Singkil.

“Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan media selama ini dalam membantu tugas Polres Aceh Singkil. Harapannya ke depan, kemitraan ini bisa semakin kuat dalam menjaga Kamtibmas,” ujar Joko.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Joko berharap jika ada informasi sensitif yang diperoleh, sebaiknya terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian sebelum dipublikasikan, guna menghindari pemberitaan yang bisa memperkeruh suasana.

“Kalau ada hal-hal yang belum jelas, lebih baik dikonfirmasi terlebih dahulu. Jangan sampai berita yang belum valid menimbulkan keresahan di masyarakat,” tambahnya.

Terkait keamanan di Aceh Singkil, Joko menegaskan bahwa situasi wilayah saat ini relatif kondusif. Ia menyebutkan bahwa isu-isu seperti begal dan copet yang sempat beredar tidak masif, melainkan hanya kejadian-kejadian pencurian biasa.

AKBP Joko Triono juga menyinggung tentang pentingnya keselamatan lalu lintas. Menurutnya, faktor jalan, faktor manusia, dan faktor kendaraan perlu diperhatikan bersama demi mengurangi angka kecelakaan. Selain itu, ia menegaskan bahwa upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan narkoba akan terus ditingkatkan di wilayah Aceh Singkil.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Aceh Singkil, Iptu Eska Agustinus Simangunsong, turut menyampaikan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Hal ini disampaikan AKP Eska berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bersama Mabes Polri.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan AI yang tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan ancaman, seperti manipulasi video call (VC) dan suara yang tampak sangat meyakinkan, namun sebenarnya tidak faktual.

“Semua produk AI tidak bisa langsung dipercaya. Banyak konten video berbasis AI yang digunakan untuk kejahatan IT dan bisa menipu masyarakat. Mari kita sama-sama mengedukasi masyarakat untuk lebih bijak menyikapi teknologi ini,” jelas Eska.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Aceh Singkil, yakni Waka Polres, Kabag Ops, Kabag SDM, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, dan jajaran kepolisian lainnya.| K4