Solsel  

Terima Hibah Rp300 Juta, Widyaswara Indonesia Bersiap Jadi ‘Magnet’ Pendidikan Solsel

Pjs. Bupati Solok Selatan, Adib Alfikri, menyerahkan dana hibah kepada Ketua Yayasan Widyaswara Indonesia, Eva Suryani di halaman Kantor Pemkab Solok Selatan, Rabu (30/10/2024).
Pjs. Bupati Solok Selatan, Adib Alfikri, menyerahkan dana hibah kepada Ketua Yayasan Widyaswara Indonesia, Eva Suryani di halaman Kantor Pemkab Solok Selatan, Rabu (30/10/2024).

Solok Selatan, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kembali menyalurkan bantuan hibah kepada Kampus Widyaswara Indonesia, kali ini senilai Rp300 juta, untuk mendukung pengembangan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Pjs. Bupati Solok Selatan, Adib Alfikri, kepada Ketua Yayasan Widyaswara Indonesia, Eva Suryani di Halaman Kantor Pemkab Solok Selatan, Rabu (30/10/2024).

Adib Alfikri menyampaikan harapannya agar hibah ini dapat memperkuat sarana dan prasarana pendidikan di Kampus Widyaswara Indonesia yang menaungi dua perguruan tinggi, STKIP dan STIE. “Semoga bantuan ini menjadi dorongan bagi peningkatan kualitas dan keberlanjutan pendidikan tinggi di Solok Selatan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Adib.

Dana hibah ini rencananya akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan penunjang kegiatan akademik, yang menjadi kebutuhan mendesak di Kampus Widyaswara Indonesia. Eva Suryani menyatakan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Solok Selatan. “Dukungan ini sangat berarti bagi keberlangsungan kampus kami, terutama dalam mewujudkan fasilitas yang memadai bagi mahasiswa dan dosen,” katanya.

Hibah sebesar Rp 300 juta ini menjadi yang kedua bagi Kampus Widyaswara Indonesia, setelah sebelumnya pada tahun lalu juga menerima bantuan senilai Rp 75 juta. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pembelian peralatan penunjang pengajaran dan perbaikan fasilitas kampus.

Eva menegaskan bahwa hibah ini akan digunakan seefektif mungkin untuk mendukung visi kampus dalam mempersiapkan lulusan yang berdaya saing. “Kami berkomitmen menjadikan Kampus Widyaswara Indonesia sebagai pusat pendidikan berkualitas yang dapat mencetak lulusan siap kerja dan berdaya saing di tingkat nasional,” imbuh Eva.

Pemkab Solok Selatan sendiri menunjukkan komitmennya untuk terus memperhatikan sektor pendidikan di daerah, termasuk melalui dukungan anggaran dan program peningkatan kualitas pendidikan. Adib Alfikri berharap bahwa kolaborasi ini bisa memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di Solok Selatan, sehingga dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.

“Dengan bantuan ini, semoga generasi muda di sini semakin terbantu dalam menggapai pendidikan tinggi tanpa perlu jauh meninggalkan kampung halaman,” tutup Adib. (Sdw)