Solsel, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mempercepat penyelesaian seluruh kewajiban keuangan menjelang Idulfitri 2026. Fokus utama diarahkan pada pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, serta pembayaran tagihan kepada rekanan penyedia barang dan jasa.
Instruksi itu disampaikan langsung oleh Bupati Solok Selatan, Khairunas, saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati, Senin pagi (2/3/2026). Di hadapan jajaran pejabat dan aparatur sipil negara, ia menegaskan agar tidak ada lagi keterlambatan administrasi yang menghambat pencairan anggaran.
Bupati meminta Sekretaris Daerah bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola anggaran segera menuntaskan seluruh dokumen administrasi. Ia menekankan bahwa kelengkapan regulasi, termasuk Peraturan Bupati dan dokumen pendukung lainnya, harus rampung sebelum proses pencairan dilakukan.
Menurutnya, percepatan ini bukan sekadar kewajiban birokrasi, melainkan langkah strategis menjaga stabilitas ekonomi daerah. Menjelang Lebaran, daya beli masyarakat biasanya meningkat signifikan. Jika TPP dan THR cair tepat waktu, perputaran uang di masyarakat akan lebih cepat dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi lokal.
Selain hak ASN, pemerintah daerah juga diminta memastikan pembayaran kepada vendor tidak tertunda. Penyedia jasa dan barang yang telah menyelesaikan pekerjaan berhak menerima pembayaran tepat waktu agar arus kas usaha mereka tetap sehat, terutama di momentum hari raya.
Tidak hanya aspek keuangan, Bupati juga mengingatkan kesiapan pelayanan publik selama masa libur Idulfitri. OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diminta menyusun langkah antisipatif agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Dinas Kesehatan diminta menyiagakan fasilitas dan tenaga medis selama libur. Sementara Dinas Pekerjaan Umum diinstruksikan memastikan kondisi dan kebersihan ruas jalan kabupaten tetap terjaga, mengingat mobilitas masyarakat akan meningkat drastis saat arus mudik dan arus balik.
Di sektor pariwisata, OPD terkait diminta mempersiapkan destinasi wisata agar aman dan nyaman dikunjungi. Lonjakan wisatawan domestik saat libur Lebaran harus diantisipasi dengan kesiapan sarana, prasarana, serta pengawasan di lapangan.
Bupati menegaskan bahwa ASN adalah pelayan publik yang wajib hadir memberikan layanan terbaik, bahkan di momen libur panjang sekalipun. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk bekerja cepat, cermat, dan terkoordinasi agar tidak ada kendala administratif yang berdampak pada masyarakat.
“Sebagai aparatur pemerintah, kita harus memastikan pelayanan tetap maksimal. Jangan sampai ada hak pegawai tertunda atau pelayanan publik terganggu hanya karena administrasi yang belum selesai,” tegasnya.
Dengan instruksi ini, Pemkab Solok Selatan menargetkan seluruh kewajiban keuangan dapat diselesaikan sebelum Hari Raya, sehingga ASN, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menyambut Lebaran dengan tenang serta roda ekonomi daerah tetap bergerak stabil.(Sdw)






