
Solsel, fajarharapan.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, pemerintah daerah Provinsi Sumbar telah menunjukkan keseriusannya dalam mencerdaskan generasi daerah. Dari 6,7 triliun anggaran Pemprov Sumbar, Rp2,6 miliar disediakan untuk pendidikan.
Hal ini diungkapkannya saat berkunjung ke Masjid Al Muhlisin Jorong Mudiak Lawe, Nagari Sako Utara Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu bersama rombongan Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat, Senin (18/3/2024) malam.
“Anak-anak atau generasi muda harus diperhatikan dengan baik sekolahnya, akidahnya, akhlaknya dan kematangan pemikirannya,” ujar Gubernur.
Dia berpesan selama ramadhan mari ajak dan bawa anak-anak ke masjid melalui pembekalan ilmu agama dalam bentuk pesantren ramadhan. Kemudian di luar ramadhan harus perlu digiatkan pesantren ramadhan di masjid, setidaknya dua kali dalam sebulan.
Disinilah letak peran orang tua, dan pemerintah kata Gubernur termasuk peran masyarakat, karena unsur ini sangat menentukan perkembangan generasi di masa akan datang.
“Yakinlah para jemaah, bahwa orang yang berilmu pengetahuan derajatnya lebih tinggi ketimbang yang tidak. Perbaiki akhlak agar mereka tumbuh pribadi yang baik di daerah ini,” ucap Gubernur.
Mahyeldi juga berpesan, kalau suami istri bertengkar di depan anak, itu tidak boleh dilakukan. Sebab akan dapat merusak karakternya, apalagi hal-hal yang tidak baik terucap. Ketika marah sekalipun, jangan sampai
Maka perlu pendengaran lingkungan yang baik, sehingga mereka tumbuh menjadi anak yang lebih baik.
“Bagaimana mempersiapkan generasi kedepan, disamping ilmu dan akhlak yang baik di tanamkan. Anak-anak cerminan dari orang tua,” pesan Gubernur. (man)







