Jakarta, fajarharapan.id – Pada hari pertama konser band Bring Me the Horizon (BMTH) di Beach City International Stadium Ancol, situasi berubah menjadi kerusuhan. Ribuan penonton mengekspresikan ketidakpuasan mereka karena panitia konser memilih untuk menghentikan pertunjukan dengan alasan masalah di area panggung.
Selain menimbulkan kerusakan pada beberapa properti di panggung dan merusak spanduk, penonton juga menuntut agar pihak panitia bertanggung jawab dan memberikan ganti rugi atas tiket yang telah mereka beli.
Awalnya, konser ini dijadwalkan untuk berlangsung selama dua hari di Jakarta, menandai kunjungan kedua BMTH ke Indonesia setelah penampilan mereka di Bali pada tahun 2011.
Para penonton yang telah mengeluarkan uang untuk tiket dan meluangkan waktu mereka berharap agar pihak panitia memberikan penjelasan yang memadai terkait keputusan tersebut.
Ribuan penggemar band tersebut kini menantikan klarifikasi dan transparansi panitia terkait alasan penghentian mendadak konser.
Permintaan ganti rugi atas tiket juga menjadi sorotan utama, mengingat konser ini ditunggu-tunggu sebagai momen spesial bagi penggemar setelah sekian lama.
Sementara itu, publik berharap pihak panitia segera merespons dengan jelas dan memberikan solusi yang memuaskan bagi semua pihak terkait. Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya waktu. (*)







